Cuci Liver
Dengan Diet Liver atau hati merupakan organ tubuh yang penting, disamping jantung. Liver berfungsi untuk
menyaring darah dari racun. Apabila terlalu banyak racun dalam darah maka liver akan bekerja keras, dalam jangka panjang dapat timbul gangguan pada fungsi liver. Terganggunya fungsi liver dapat menyebabkan gejala sakit, seperti alergi, hipertensi, sakit pada tulang belakang, bahkan kanker termasuk juga obesitas. Oleh karena itu perlunya menjaga dan merawat kesehatan organ liver kita.
Secara singkat menurut Dr. Sandra Cabot cara diet
cuci liver sebagai berikut :
1. Dengarkan keinginan tubuh diri kita sendiri. Tidak akan makan kalau tidak lapar, meski menurut aturan sudah waktunya makan. Bila ada keinginan untuk makan lebih baik mengkonsumsi jus buah segar, sedikit salad sayuran segar. Makan menu inipun jangan sampai kekenyangan. Dalam cara tersebut diatas bukan berarti harus kelaparan.
2. Minum air 8 – 12 gelas
Air yang diminum harus air yang sudah difilter. Ini dilakukan setiap hari, karena juga bagi untuk membersihkan liver dan ginjal. Jangan terlalu banyak minum pada saat makan.
3. Hindari mengkonsumsi gula putih dalam jumlah banyak.
Khusus untuk gula juga termasuk pemanis buatan yang sering ditemukan dalam sof drink dan jajanan. Bagi yang suka manis lebih baik mengkonsum buah segar yang manis, buah yang dikeringkan
dengan sinar matahari, madu.
Pada proses pencernaan gula dan tepung sangat membutuhkan kerja keras liver, dan sering membuat jamur dan bakteri bibit penyakit tumbuh dan berkembang dengan pesat. Mengkonsumsi gula alami secara berlebihan juga tidak baik, termasuk beberapa makanan yang harus dihindari seperti selai, coklat dan es krim.
4. Menghitung jumlah kalori.
Jumlah kalori tidak boleh terlalu dipikirkan atau diperhitungkan dalam menjalankan diet.
Hal ini akan merugikan apabila ternyata terjadi kekurangan kalori, berat badan akan menurun dengan drastis. Penurunan berat badan akan terjadi secara otomatis dengan membaiknya fungsi liver.
5. Jangan mengkonsumsi makan yang menyebabkan alergi.
* Jika pencernaan lemah, makan pil enzyme terlebih dahulu sebelum makan. Atau makan buah segar, salad atau sayuran segar. Kunyah makanan sampai lembut.
* Jangan mengkonsumsi makanan dari gandung dan susu beserta produk olahannya seperti keju, butter, krim dan es krim.
* Kurangi minum kopi sampai 2 cangkir sehari. Lebih baik mengkonsumsi kopi alami dari pada kopi instant yang biasanya ada unsur atau zat yang digunakan untuk menekan kafein.
6. Jaga kebersihan usus.
Jangan mengkonsumsi makanan yang tidak segar, atau telah dipanasi lebih dari satu kali.
Makanan yang tidak segar biasanya banyak mengandung bakteri,bila bakteri masuk dalam tubuh liver akan bekerja keras, dan kita akan sakit. Sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan yang instant atau telah diawetkan seperti daging, atau ikan yang banyak dijual di super market.
7. Jangan makan dalam kondisi stress.
Dalam kondisi stress darah mengalir menjauhi pencernaan dan liver, sehingga apabila makan hanya akan menyebabkan perut kembung dan pencernaa berjalan tidak baik.
8. Mengkonsumsi makanan alami atau organic
Contohnya : makan telur atau daging ayam kampong, yang bebas dari zat kimia.
9. Mengkonsumsi protein hewani atau nabati.
10. Memilih roti dan isi yang sehat.
11. Menghindari konstipasi
Caranya mengkonsumsi buah segar dan sayuran segar dalam jmlah banyak.
12. Menghindari makanan dengan kadar lemak jenuh berlebihan.