Lilin bisa menjadi sarana penyembuhan, yang sejak dulu digunakan para tabib Yunani, India, dan Cina. Cahaya lilin memiliki
energi yang bisa beresonansi dengan medan elektromagnetik yang menyelubungi tubuh manusia. Bagaimana mendapatkan efek penyembuhannya? Cahaya punya tujuh warna pokok dengan panjang gelombang berbeda, dan ini sebagai dasar penyembuhan
terapi lilin, yang dapat menyelaraskan kembali sirkulasi energi pada tubuh penderita.
Efek kesembuhan dari terapi lilin, pertama, adalah penyembuhan psikis dan spiritual pada penderita yang energinya sedang tidak seimbang. Cahaya lilin berfungsi untuk menggerakkan atau memindahkan energi dan menerjemahkan energi menjadi keinginan, serta dapat membentuk pikiran yang sangat kuat. Adapun warna cahayanya—yang memiliki simbol-simbol tertentu untuk tiap warna--mendatangkan efek-efek penyembuhan. Ketika digabungkan dengan kekuatan pikiran dan doa, energi cahayanya dapat menyembuhkan berbagai penyakit melalui penyelarasan pada pusat energi (cakra-cakra).
Deja Allison, praktisi terapi lilin Amerika Serikat, menyarankan, lilin untuk terapi terlebih dahulu harus dibersihkan dengan minyak zaitun atau parfum agar bersih dari segala hal negatif. Juga untuk menguatkan vibrasi cahaya dan warna, sehingga dapat bekerja lebih efektif.
Waktu penyembuhan yang efektif dengan terapi ini antara 15-20 menit. Untuk penyembuhan diri sendiri sebaiknya lakukan setiap pagi atau malam hari menjelang tidur.
Sumber: Tabloid Senior