PROGRAM STUDI KEPERAWATAN (D-III)
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN JENDRAL AHMAD YANI 2009
GAMBARAN PENGETAHUAN
PASIEN TB PARU TENTANG PERAWATAN MANDIRI BERDASARKAN KARAKTERISITIK DI PUSKESMAS CIMAHI TENGAH PERIODE JANUARI JULI TAHUN 2009
xiv + 68 halaman + 7 tabel + 2 gambar + 14 lampiran
ABSTRAK
Latar belakang : Pengetahuan penderita tentang perawatan mandiri TB paru ini meliputi segala tindakan yang dapat dilakukan secara mandiri maupun bantuan pihak keluarga, seperti pengawasan minum obat, menjaga kesehatan lingkungan, penanganan peralatan penderita, pengobatan pada anggota keluarga yang sakit, dan pemberian imunisasi BCG (Zang&Bailey, 2003). Pengetahuan penderita itu dipengaruhi oleh karekteristik yang ada pada individu. Karakteristik itu meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan (Notoatmodjo, 2003).
Tujuan penelitian: Diketahuinya Gambaran Pengetahuan Pasien TB Tentang Perawatan Mandiri berdasarkan karakteristik di Puskesmas Cimahi Tengah Kota Cimahi Periode Januari-Juli tahun 2009.
Metode penelitian: Deskriptif, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang di Puskesmas Cimahi Tengah periode Januari-Juli 2009. dengan menggunakan teknik Total Sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer menggunakan kuesioner yang dibagikan pada responden menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian : Gambaran pengetahuan pasien TB paru tentang perawatan mandiri diketahui bahwa sebagian responden mempunyai pengetahuan cukup (45%), berdasarkan umur sebagian besar berusia 21-44 tahun mempunyai pengetahuan cukup (46,2%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin perempuan mempunyai pengetahuan cukup (41,7%), berdasarkan pendidikan sebagian besar berpendidikan rendah mempunyai pengetahuan cukup yaitu (50%), berdasarkan pekerjaan sebagian besar responden tidak bekerja mempunyai pengetahuan cukup 58,3%.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan, keluarga yang mempunyai penderita TB lebih aktif mencari informasi mengenai tujuan, manfaat, gejala, dan akibat fatal yang disebabkan oeh penyakit TB Paru bila tidak ditangani segera, yaitu dengan cara berkonsultasi dengan dokter, atau petugas lainnya serta membiasakan hidup sehat dengan menjaga lingkungan yang baik.
Kata kunci : Dekriptif , perawatan mandiri
Kepustakaan : 22 buku dari 2000 – 2008, 5 artikel