• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Kencing Manis Berakhir Dengan Manis

oleh : Donnyachmad    

Pengarang : R. Broto Sudibyo BSc
Penyakit kencing manis disebabkan kurang berfungsinya kelenjar ludah perut (pankreas). Jadi, bukan karena
kerusakan ginjal atau kuman-kuman. Pankreas terletak di belakang lambung, berisi cairan (semacam getah) yang membantu mencernakan makanan. Salah satu cairan yang dihasilkan adalah Insulin. Zat ini dihasilkan oleh Langerhans, kelompok sel yang tersebar seperti pulau di dalam pankreas.
Menurut Paul Lengerhans , penemunya, insulin bertugas mengatur penggunaan karbohidrat/ glukosa dalam tubuh. Ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup, maka zat gula (karbohidrat) dari makanan/ minuman manis tidak dapat dimanfaatkan. Kelebihan gula akan larut dalam air seni sehingga disebut penyakit kencing manis. Gula itu dapat pulka larut dalam darah. Saat diperiksa di laboratorium, endapan glukosa ini terlihat, disebut gula darah. Penderita penyakit ini akan selalu kekurangan karbohidrat sehingga selalu merasa lapar dan haus. bila sudah demikian harus segera diperiksa ke dokter untuk mencegah kemungkinan terkena stroke.
Penyakit kencing manis tidak menular, tetapi ada kecendrungan berasal dari keturunan. Pemicu lain makan berlebihan sehingga kegemuikan, terutama bila berumur diatas 40 tahun. Kadar gula darah yang tinggi itu bisa diturunkan dengan mengkonsumsi sambiloto dan pohon pule.
Sambiloto
Semak sambiloto (Andrographis paniculata) tinggi 50 cm. batang dan daunya mengandung saponin, flavonoisa, tanin, androgapholid, kalmegin dan garam kalium. Adapun resep nya adalah :
Daun sambiloto 30 lembar
Daun kumis kucing 20 lembar
kunyit 1 jari tangan
Cara pembuatan :
Kunyit dikupas/ dicuci dan diirisiris. Sambiloto dan kumis kucing dicuci dulu kemudian direbus bersama kunyit dengan air 3 gelas. Rebus hingga tinggal 2 gelas. Aturan minum : Bagi penderita yang gula darahnya 150 mg% -200mg%, minum obat 3 kali sehari sebanyak setengah gelas. Ramuan ini diminum 2 jam sesudah makan. Bagi penderita dengan pemeriksaan 200mg%-400mg%, minum 4 kali sehari sebanyak setengah gelas. Waktu minum 2 jam setelah makan.
Para pengidap diharapkan mengurangi makan nasi atau makanan yang banyak mengandung karbohidrat . Misalnya roti atau makanan yang berbahan baku gandum. Juga hindari minuman dan makanan manis ( banyak gula). Tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak terutama daging babi, masakan terlalu masam , atau pedas. Penderita dianjurkan memperbanyak makan sayur, berolahraga ringan, menenangkan pikiran, dan tidak emosionaL.
GULA TURUN
Dari pengalaman dengan mengikuti aturan itu, kandungan gula darah penderita akan turun. Kadar gula 200mg% turun menjadi 130 mg% setelah minum ramuan tersebut selama satu bulan. Setelah ppemeriksaan dikatakan normal, penderita masih diharuskan minum ramuan tersebut setiap hari, satu kali sebanyak setengah gelas. gunaNYA untuk menstabilkan kadar gula darah. Pada bulan ke -3 dan ke 4 , penderita tetap minum 2 kali seminggu untuk menjaga kestabilan gula darah.
Diterbitkan di: Juli 17, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.