Saat ini jumlah perokok di Indonesia kian bertambah, walaupun pemerintah telah berusaha untuk mengurangi namun kenyataannya jumlah perokok malah tambah banyak, sampai-sampai anak-anak di bawah umur pun ikut-ikutan
merokok. Dalam sebuah acara Stop
rokok Buat Hidupmu di Aula Wisma Menpora kemarin yang diikuti sekitar 1500 siswa SMP dan SMA se Jabodetabek diperkenalkan sebuah metode terapi
totok untuk menghentikan kebiasaan dan kecanduan merokok ini. Acara ini dibimbing oleh para terapis dari Spiritual Emotional Freedom Technique yang berjumlah 120 orang. Para siswa diminta mencium bau rokok dan ditanya apakah masih ingin merokok. Apabila masih ada keinginan merokok kemudian kening mereka ditotok dan selanjutnya dilanjutkan ke bawah mata dan bagian dada kiri dan kanan. Kemudian mereka diminta mencium bau rokok lagi. Jika masih ada keinginan untuk merokok maka penotokan dilanjutkan kembali dan dilakukan dengan gerakan lebih cepat. Dan diulang lagi dari awal sampai mereka merasa pusing saat mencium rokok. Saat mereka disuruh menghisap rokok maka akan terasa pahit. Penyelenggara acara ini yaitu Badan Amil Zakat Nasional mendapat rekor MURI sebagai rekor Terapi menghentikan Kebiasaan merokok dengan jumlah peserta terbanyak.
Abstrak lain tentang Metode Totok Untuk Stop Merokok