Tingginya angka kematian pada
anak akibat infeksi
pneumokokus yang menyerang system pernapasan, terutama
di kawasan Asia Pasifik, kian mengkhawatirkan. Padahal, serangan penyakit itu bisa
dicegah
dengan pemberian vaksin. Untuk itu, aksi bersama di Asia Pasifik untuk
mencegah serangan penyakit pneumokokus diserukan untuk dilakukan pada
tahun 2008 dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Terkait hal itu, kalangan
professional bidang medis di Asia membentuk Aliansi
strategis untuk atasi penyakit Pneumokokus (ASAP). “Istilah ASAP popular
diartikan sebagai as soon as possible. Aliansi tersebut ingin menyosialisasikan
bahwa aksi harus dilakukan secepat mungkin untuk mencegah pneumokokus dan
menyelamatkan jiwa.
Menurut Badan Kesehatan
Dunia (WHO), infeksi pneumokokus diperkirakan menyebabkan kematian 1,6 juta jiwa di
seluruh dunia setiap tahun, termasuk lebih
dari 800.000 anak di bawah usia 5
tahun. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan, tiap jam 80
hingga 112 anak meninggal akibat pneumokokus atau 1900 hingga 2700 anak perhari
di dunia. Lima Negara dengan tingkat kasus pneumokokus tertinggi di Asia
adalah Bangladesh,
China, India,
Indonesia, dan Pakistan.
Laporan WHO / Unicef tahun 2006
menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen dari total kasus pneumonia di dunia
berasal dari kawasan Asia Pasifik. Pada tahun 2005 ada sekitar 133 juta kasus
pneumonia.
Abstrak lain tentang Aliansi Strategis Atasi Penyakit Pneumokokus