Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Pengobatan Alternatif > Terapi Alternatif untuk Jantung

.

Terapi Alternatif untuk Jantung

Summary rating: 1 stars 2 Tinjauan
Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan: 184
kata: 600
Diterbitkan di: Februari 20, 2008
Operasi
by pass atau balonisasi cukup efektif bagi penderita jantung koroner. Sayang,
tidak semua pasien bisa menjalaninya. Beberapa terapi alternatif seperti obat,
meditasi, yoga, dan khelasi bisa jadi solusi. Ada
beragam penyakit jantung, yakni jantung bawaan, jantung katup rematik, jantung
darah tinggi, jantung kardiomiopati, dan jantung koroner. Penyakit jantung
koroner (PJK) menduduki peringkat pertama.

Obat Paling Jelek
Meski demikian, banyak juga pasien dengan keadaan jantung jelek tetap saja
tidak dioperasi. Tak sedikit pula pasien yang ditangani Dr. Dedi lebih memilih
terapi dengan obat. Padahal, terapi ini seringkali terasa membosankan karena
obat harus diminum rutin setiap hari. Setidaknya ada tujuh jenis obat yang tersedia
untuk penyakit jantung, tergantung dari kasus masing-masing. Obat antiangina
(nitrat, beta blocker, calcium channel blockers) berguna untuk mengurangi
konsumsi oksigen otot jantung dan menambah aliran darah koroner dengan cara
melebarkan pembuluh darah. Selanjutnya ada obat-obatan antihipertensi yang
bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah dan atau merilekskan otot halus
arteri. Yang paling populer adalah obat-obatan antiplatelet yang berfungsi
mengencerkan darah, contohnya aspirin. “Obat-obatan ini saja sudah cukup bagi
para pasien jantung untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Jangan Stres
Terapi paling penting yang wajib dijalani penderita jantung, menurut Dr. Dedi,
adalah selalu tawakal menerima keadaan. “Jangan stres. Makanya saya ‘kan
selalu bercanda dengan pasien,” katanya, di hadapan pasien yang sedang duduk
berderet. Banyak orang sering sulit mensyukuri hidupnya, sulit menerima keadaan
termasuk sakit yang dideritanya, meski itu akibat kesalahan sendiri. Muncullah
stres. Padahal, begitu otak menerima sinyal bahwa kita sedang stres, perintah
untuk meningkatkan sistem simpatetik berjalan. Akibatnya, hormon stres dan
adrenalin meningkat. Lever melepaskan gula dan lemak dalam darah untuk menambah
bahan bakar, pernapasan lalu menjadi cepat sehingga jumlah oksigen bertambah.
Dengan sendirinya jantung bekerja makin kencang. Tekanan darah pun meningkat.
Kondisi ini berbahaya bagi penderita jantung. Stres memang menjadi salah satu
faktor risiko munculnya penyakit jantung. Itu sebabnya bila stres dikelola
dengan baik akan memperbaiki kerja jantung. Ini adalah terapi yang sederhana,
tetapi sangat berarti demi memperpanjang harapan hidup penderita jantung.

Biar Tekanan Darah Turun, Meditasilah
Dr. Dedi Afandi, Sp.JP(K), FIHA, spesialis jantung dari RSCM-FKUI, mengakui
bahwa terapi alternatif semacam tusuk jarum, yoga, ramuan herbal dalam banyak
kasus menunjukkan efek baik. “Artinya penderita merasa segar, tidak sesak napas
atau lemah. Tusuk jarum mampu memperkuat organ jantung, meskipun saya tidak
tahu bagaimana hal itu bisa berlangsung,” katanya.

Bila para pasiennya ingin mencoba terapi tersebut, ia tidak melarang. Namun,
ia tidak pernah mengikutsertakan terapi itu dalam proses perawatan dan
pengobatan yang diterapkannya. “Terapi mandi air hangat atau sauna, terutama
bila sehabis sauna mengguyur badan dengan air dingin, saya tidak mengizinkan
sama sekali. Pembuluh darah bisa menyempit lagi. Bahaya!” sebutnya. Pada mereka
yang melakukan meditasi, konsumsi oksigen menurun menjadi 10-20 persen.
Penurunan ini berawal pada 3 menit pertama meditasi. Menariknya, penurunan ini
justru lebih besar dibanding ketika kita tidur, yang hanya mencapai kurang
lebih 8 persen dan butuh waktu 4-5 jam. Jadi, lebih baik meditasi daripada
tidur. Yang penting, meditasi menurut Dr. Benson mampu menurunkan frekuensi
aritmia jantung. Ini berarti bagi penderita PJK, meditasi sangat penting untuk
meningkatkan kualitas hidup.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.