Hindari Encok dengan Puasa Softdrink
Summary rating: 1 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
25
kata:
300
Diterbitkan di: Februari 14, 2008
Presiden RDTL Jose Ramos Horta tertembak di perut
bagian kanan oleh kelompok bersenjata yang dipimpin Alfredo Reinado Alves Senin
(11/2) sekitar pukul 6.15 pagi waktu Timor Leste di kediamannya, Becari Dili.
Dalam kontak senjata tersebut Alfredo Reinado dengan salah satu angotanya
Leopoldo tewas tertembak.
Menurut wartawan Journal Nacional, Joao Basilio Diario
seperti yang dikutip harian Pos Kupang (Kompas Gramedia) dalam waktu
dan jam yang sama kelompok Alfredo yang dipimpin juru bicara Gastao Salsinha
juga terjadi kontak senjata di kediaman PM Xanana Gusmao di Dare. Namun, tidak
ada jatuh korban karena Xanana dan keluarganya diselamatkan oleh para fredo
pengawal. Menurut sumber yang tidak mau menyebutkan namanya, Alfredo dengan
kelompoknya berhasil masuk ke kediaman Ramos Horta saat Ramos Horta
berolaharaga pagi dan terjadi baku
tembak oleh pasukan penjagaan di kediaman tersebut.
Saat ini Ramos Horta sedang mendapata perarawatan
di rumah sakit Militer Australia di Heliport Lanud Dili dan tenaga medis juga
sudah berada di TL untuk menevakuasi Ramos Horta ke Darwin
(Australia)
untuk mendapatakn perawatan intensif. Dalan Konferensi Pers PM Xanana yang
didampingi Presiden RDTL sementara Vicente Guterres di istana pemerintahan
membenarkan bahwa Alfredo dengan salah satu anggotanya tewas tertembak. Xanana
juga mengumumkan negara dalam keadaan bahaya sehingga iha menhimbau kepada
masyarakat Timor Leste agar jangan terpancing. Di pihak lain, F-FDTL (Tentara
Pertahanan Nasional) juga mengumumkan supaya masyarakat jangan kumpul-kumpul
dijalan demi keamanan negara.
Alfredo adalah komandan Polisia Militer dan Gastao Salsinha adalah Juru bicara
pasukan petisioner sekitar 600 lebih angoota F-FDTL meninggalkan markas dan
memilih tinggl di hutan menuntut keadilan. *