Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Pengobatan Alternatif > Brokoli, Si Penghalau Kanker

.

Brokoli, Si Penghalau Kanker

Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan: 96
kata: 600
Diterbitkan di: Februari 06, 2008
Jangan remehkan para petani. Karena dari
merekalah kita mendapatkan obat murah. Penelitian terbaru yang dipublikasikan
di American Association for Cancer Research’s Sixth Annual International
Conference on Frontiers di Cancer Prevention, Philadelphia Amerika Serikat
menyebutkan, bahwa buah beri hitam dan brokoli serta beberapa sayuran segar
dapat mengurangi risiko kanker esophagus dan saluran empedu. Sayur dan buah
telah lama diketahui mampu mengurangi risiko munculnya kanker tertentu.
Berdasar riset sebelumnya, American Cancer Society merekomendasikan agar kita
mengonsumsi lima jenis buah dan
sayur setiap hari. Dalam penelitian awal, para peneliti dari Ohio State
University menemukan bahwa beri hitam melindungi kita dari kanker esophagus
dengan cara mengurangi proses stress oksidatif yang dihasilkan oleh Barret
esophagus, sebuah kondisi pra kanker yang biasa disebut penyakit gastroesopagus
refluks. Esophagus merupakan terowongan panjang yang menghubungkan kerongkongan
dengan perut. Penyakit refluks menyebabkan asam perut secara terus menerus
melonjak ke atas ke arah kerongkongan.

Orang dengan penyakit Esophagus Barret biasanya
30 sampai 40 kali biasanya bakal berisiko menderita kanker esophagus dengan
angka harapan hidup sampai lima tahun hanya 15 persen. Tim peneliti ini memberi
32 sampai 45 gram beri hitam setiap hari selama enam bulan kepada 20 pasien
penderita esophagus Barret. Mereka menganalisa perubahan dalam darah, urin, dan
jaringan sebelum, selama, dan setelah perawatan dan menemukan kadar kadar yang
lebih rendah penanda kimiawi adanya stress oksidatif baik pada contoh urin
maupun contoh jaringan. Pada penelitian sebelumnya, beri hitam memang mampu
menurunkan risiko munculnya kanker mulut, esophagus, dan kolon. Ahli diet, Wendy
Demark-Wahnefried, professor ilmu perilaku pada M.D
Anderson Cancer Center
do Universitas Texas, Huoston,
mengatakan bahwa dia merasa lebih cocok menasihati penderita Barret untuk
mengonsumsi beri hitam. “Ini tidak akan menyakitkan,” ungkap Wendy.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan di
Roswell Park Cancer Institute di Buffalo, New York,
Amerika Serikat menemukan bahwa brokoli dan beberapa sayuran segar dapat
digunakan untuk melawan kanker kandung kemih.
Dengan menggunakan tikus, tim yang diketuai Dr. Yuesheng Zhang, professor ahli
kanker ini mendemonstrasikan bahwa ekstrak brokoli dapat mengngari munculnya
kanker kandung kemih sampai 70 persen.

“Penelitian kami yang terkini menunjukkan bahwa
ekstrak brokoli dapat menghambat berkembangnya kanker kandung kemih. Kami belum
tahu, apakah ekstrak yang sama dapat menghambat kanker kandung kemih bila sudah
tumbuh,” ujar Zhang yang juga mengungkapkan bahwa kandungan sulforaphane pada
brokoli inilah yang mampu mencegah kanker. “Selanjutnya kami berencana meneliti
ekstrak brokoli untuk melawan kanker pada manusia,” jelas Zhang. Tim kedua pada
institute yang sama menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi tiga porsi atau
lebih sayuran mentah segar setiap bulan mengurangi risiko terkena kanker
kandung kemih sebanyak 40 persen. Sayuran segar ini antara lain brokoli, kobis,
dan bunga kol.

Tim ini menganalisa kebiasaan diet pada 275 orang
yang menderita kanker kandung kemih tahap awal dan 825 orang yang sehat. Para
peneliti ini secara khusus menanyai seberapa banyak orang-orang ini mengonsumsi
sayuran matang dan mentah yang mereka konsumsi sebelum terdiagnosis penyakit
dan apakah mereka merokok. Analisa ini menunjukkan bahwa makin mentah dan segar
sayuran yang dikonsumsi, makin rendah risiko orang-orang ini menderita kanker
kandung kemih. Sebagai perbandingan pada perokok dan mereka yang hanya
mengonsumsi sayuran mentah kurang tiga porsi setiap hari, mereka yang bukan
perokok dan mengonsumsi tiga porsi sayur mentah setiap hari, 73 persen lebih
rendah risikonya menderita kanker kandung kemih.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.