Teh Hijau Kurangi Resiko Kanker Prostat
Summary ratings: 3 stars
(xx voters)
Kunjungan:
64
kata:
300
Diterbitkan di: Februari 06, 2008
Suatu studi yang dilakukan tim ahli di Jepang
menemukan bahwa kaum pria yang rajin minum teh hijau sebanyak lima
cangkir dalam sehari diketahui dapat mengurangi resiko penyakit kanker prostat,
ketimbang yang hanya minum dua cangkir teh sehari. Penelitian tersebut
dikembangkan oleh tim riset dari Kementerian Kesehatan, Kesejahteraan, dan
Tenaga Kerja Jepang yang melibatkan sedikitnya 50.000 pria, demikian Kyodo
News, di Tokyo, Rabu (19/12). Menurut tim yang dipimpin oleh Shoichiro Tsugane
itu, kebiasaan meminum teh hijau ternyata mampu melokalisir sel kanker yang
biasa berada di dalam prostat. Tsugane sendiri sehari-hari adalah Kepala Divisi
Epidemologi dan Pencegahan dari Pusat Kanker Nasional Jepang.
Teh hijau atau dalam bahasa ilmiahnya Camellia
sinensis, sejak lama diketahui memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh, namun
penelitian terbaru itu semakin mengukuhkan khasiat teh hijau. Para
ilmuwan Jepang percaya bahwa teh hijau memiliki sejumlah kandungan tertentu,
diantaranya antioksiden polyphenol, fluoride, mangaan, kafein, dan tanin. Antioksidan
polyphenol bermanfaat mengurangi resiko penyakit jantung, membunuh sel tumor,
dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, juga membantu kelancaran
proses pencernaan.
Fluoride adalah mineral yang mampu mencegah
pertumbuhan karies gigi, mencegah radang gusi, dan gigi berlubang. Kandungan
mangaan, diketahui dapat membantu kestabilan kadar gula dalam darah. Sedangkan
kandungan kafein yang ada pada teh hijau berbeda dengan kafein yang terdapat
dalam kopi. Kandungan kafein dalam teh hijau hanya sebanyak 3-5%, maka akan
membuat tubuh dan pikiran terasa lebih segar. Sementara tanin, diketahui mampu
mencegah dan mengobati gangguan ginjal, bahkan daun teh yang masih basah dapat
digunakan sebagai kompres bila terkena gigitan serangga atau bisa juga sebagai
penyegar untuk mata lelah.