Tuberculosis
Summary rating: 4 stars
43 Tinjauan
Kunjungan:
785
kata:
300
Diterbitkan di: Mei 09, 2007
Tuberkulosis dikenal dan diteliti oleh para ahli sejak jaman dahulu. Empat ribu tahun yang lalu, tulisan Hammurabi raja Babilonia yang terkenal itu menyebutkan adanya penyakit tersebut.
Sebuah tulisan di Papirus yang ditulis pada tahun 1600 SM pertama kali mendeskripsikan adanya penyakit dada. Hasil penggalian di salah satu area di Mesir menemukan ada banyak sekali tubuh yang mempunyai ciri penyakit tuberkulosis, beberapa ahli menyatakan bahwa tempat itu adalah sanatorium yang besar.
Penyakit ini juga ditemukan pada tulang belulang seorang muda pada jaman Neolitikum yang dikubur di tanah dekat Heidelberg pada tulang keempat dan kelima di bagian dada yang terfusi bersama menunjukkan tuberkulosis pada tulang telah ada sejak jaman pra sejarah pada 6000 tahun yang lalu.
Setelah mengalami 270 percobaan yang gagal, seorang ahli dari Jerman, Robert Koch, sukses mengidentifikasi penyebab tuberkulosis: sebuah sel batang tipis yang berdiameter sekitar tiga per empat ribu milimeter. Dia menghabiskan waktunya di rumah sakit kemanusiaan di Berlin. Semua pintu ditutup, kecuali bagi dia, rekan kerjanya, dan istrinya. Teman-temannya yang lain adalah babi, kelinci, dan tikus yang menjadi bahan percobaannya.
Pada akhirnya ia berhasil mengisolasi basilus ini, mikroorganisme yang tidak hanya sulit dibiakkan, tapi juga sulit dilihat. Bakteri ini sulit sekali diwarnai karena memerlukan waktu 12-24 jam. karena itu ia menggunakan teknik pewarnaan menggunakan alkali berwarna. setelah ditambahkan metilen biru, logam alkali ini bereaksi sehingga memungkinkan zat pewarna masuk ke dalam bakteri ini.
Pada akhirnya, tibalah saatnya, pada tanggal 24 Maret 1882, dalam kerumunan kelas di markas bersar perkumpulan para ahli di Berlin, seorang muda berjanggut ditemani oleh 80 orang ahli, Robert Koch menerangkan kepada mereka sebuah teknik kultur, bakteri, dan karakteristik penyakit tersebut. Suasana hening. Tidak ada yang dapat memberi bantahan terhadap temuan Koch tersebut. Sejak saat itu, semua orang tahu tentang tuberkulosis dan bukan lagi suat misteri.