Tim Upsorn Boonyang, peneliti dari Universitas Kasetsart, jurusan kimia, sukses membuat gigi palsu dengan bahan
cangkang
telur dan tulang buaya.
Seperti yang dilansir harian Bangkok Post, penelitian itu awalnya untuk mencari pengganti bahan utama pembuatan gigi palsu, hydroxyapatite. Selama ini Thailand menggantungkan pasokan hydroxyapatite dari
negara-negara Barat "Harga hydroxyapatite sangat mahal di pasaran. Kami berharap penemuan ini dapat menurunkan impor hydroxyapatite ,dari luar negeri, sehingga lebih menghemat keuangan negara,"jelas Upsorn. Sebelumnya, pemerintah Thailand harus mengeluarkan THB 26 ribu (sekitar Rp 6,6 juta) untuk setiap 0,1gram h ydroxyapatite yang diimpor.
Di negara-negara maju, komponen yang berada di dalam hard tissue manusia itu biasanya didapatkan dari
cangkang telur ayam. Tapi, ilmuwan Thailand mencoba menggunakan cangkang telur dan tulang buaya, setelah mendapat suplai dari peternakan buaya terbesar di Thailand.
Selama ini peternakan buaya di Negeri Gajah Putih hanya memanfaatkan kulit dan daging buaya untuk diekspor ke Tiongkok.
"Penemuan ini melegakan pasien yang selama ini harus membayar nahal tiap akan membuat gigi palsu. Ke depan, kami akan tetap mengembangkan penelitian untuk mengurangi pengeluaran negara terhadap produk-produk impor,"jelas Upsorn.