Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Mimisan DAN PENYEBABNYA

oleh: alpicard    
ª
 
Mimisan dan Penyebabnya

Satu lagi penyakit (harusnya bukan penyakit) atau mungkin lebih tepatnya adalah peristiwa yang disebut Mimisan (Epitaksis). Sebenarnya apa itu mimisan? apa yang menyebabkannya? bagaimana mengatasi mimisan? Mari kita kupas tuntas.


Apa itu mimisan?


Mimisan adalah peristiwa keluarnya darah dari hidung secara sadar maupun tak sadar. Mimisan ini disebabkan dengan penyebab faktor-faktor yang bervariasi.


Apakah mimisan berbahaya?


Sebagian besar mimisan tidak berbahaya. Jadi, tak perlu panik. Selama terlihat sehat dan aktif, juga tidak disertai gejala lain seperti demam, anda tak perlu kelewat khawatir.


Mengapa dari hidung sering keluar darah atau mimisan?


Secara umum mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya Pleksus Kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis. Pada anak-anak pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi pembuluh darah yang tipis tersebut akan melebar dan kalau tersenggol seduikit saja akan mudah pecah.


Apa saja faktor pencetus mimisan?


Trauma


Seperti akibat benturan benda keras, kemasukan benda asing, atau dikorek-korek yang membuat selaput lendir dan pembuluh darah di hidung terluka dan menyebabkan perdarahan.


Penggunaan AC (Air Conditioner)


Cara kerja AC yang menyerap uap air di udara membuat kelembapan di ruangan jauh berkurang. Ditambah, suhu yang terlalu dingin membuat udara jadi makin kering. Udara kering yang diisap anak akan membuat alat pernapasannya mengering, sehingga selaput lendirnya mudah pecah dan berdarah.


Reaksi refluks


Khusus untuk bayi, mimisan bisa terjadi karena reaksi refluks. Ini terjadi saat bayi muntah atau gumoh. Aliran balik makanan dari lambung ke mulut atau hidung dapat menyebabkan mimisan. Muntahan yang banyak mengandung zat asam itu bisa mengiritasi atau melukai hidung. Mimisan pada bayi umumnya juga sembuh sendiri dan tidak perlu penanganan khusus.


Faktor keturunan


Orang-orang tertentu lahir dengan pembuluh darah di hidung yang gampang pecah dan berdarah. Jika kelembapan udara sangat rendah seperti di negeri subtropis dan suhunya sangat dingin, maka mayoritas orang-orang seperti ini umumnya tidak sehingga hidungnya terus-menerus mengeluarkan darah. Padahal, banyak orang lain yang tidak merasakan gangguan serupa.


Pernah ada kasus seorang anak Indonesia batal melanjutkan sekolahnya selama musim dingin ke negeri empat musim “hanya” karena berbakat mimisan.


Tumor di rongga hidung


Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasda muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan.


Terjangkit penyakit demam berdarah


Pada keadaan infeksi sistemik seperti demam berdarah anak juga dapat mengalami mimisan, biasanya ini pertanda bahaya pada kasus demam berdarah tersebut dan anak harus mendapatkan perawatan intensif. Pada keadaan demam berdarah mimisan seringkali diikuti perdarahan juga pada organ lain sehingga mimisan karena demam berdarah mudah dibedakan dari mimisan karena sebab lain.


Bahaya atau tidaknya mimisan sangat tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya karena itu pertanda stadium berat. Jika mimisan karena infeksi di daerah hidung misalnya sinusitis dsb, tidak terlalu berbahaya dan penata laksanaannya dengan mengobati infeksinya.


Demam Tinggi


Saat demam tinggi inilah yang merupakan rawan mimisan. Karena adanya perbedaan suhu yang signifikan antara suhu tubuh dengan lingkungan luar, maka sang pembuluh darah di daerah hidung tengah akan menyempit. Karena banyak pula pembuluh darah yang disalurkan menuju kepala, maka terjadinya penyumbatan dan akhirnya pembuluh darah tengah pecah menyebabkan mimisan.


Penyakit darah seperti Hemofilia, Leukimia dan Anemia


Penyakit-penyakit darah seperti Hemofilia (keping darah tak bisa membeku), Leukimia (Kanker darah putih) dan Anemia (Kekurangan darah dan zat besi) dapat memicu terjadinya mimisan
Diterbitkan di: 19 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.