Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Manfaat imunisasi bagi bayi

Manfaat imunisasi bagi bayi

oleh: eday24    
ª
 
ada beberapa macam manfaat imunisasi yang wajib untuk bayi diantaranya:


1. Bacille Calmette Guerin /BCG
Vaksin ini dibuat dari bakteri penyebab tuberkulosis (mycobacterium bovis) yang sudah dilemahkan.
- Manfaat :
Perlindungan terhadap Tuberkulosis (TB).
- Diberikan pada :
Bayi baru lahir sebelum usia 2 bulan.
Bila sudah berusia lebih dari 2 bulan, maka harus dilakukan test Mantoux (tuberkulin) lebih dahulu untuk mengetahui apakah bayi positif atau negatif terinfeksi "Mycobacterium tuberculosis". Bila negatif, baru boleh diberikan vaksinasi.
-Perlindungan :
Sampai 15 tahun dengan tingkat efektifitas optimal sebesar 40%.
Tidak perlu diulang karena vaksinnya terbuat dari bakteri hidup yang dilemahkan, sehingga antibodi yang dihasilkan akan selalu diproduksi tubuh.

2. Hepatitis B :
Diwajibkan di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.
- Manfaat :
Mencegah infeksi virus hepatitis B yang dapat menyebabkan penyakit sirosis (pengerutan hati) dan akhirnya bisa menjadi kanker hati.
- Diberikan pada :
Bayi berumur minimal 12 jam, kondisinya stabil, tidak ada gangguan paru paru dan jantung.
- Perlindungan :
Bila kadarnya sesuai, anak sudah terproteksi.
Tidak perlu diulang, dengan syarat pemberiannya sesuai jadwal yaitu : umur 0, umur 1 bulan, dan umur 6 bulan.

3. Polio :
Vaksin yang diberikan dengan suntikan dikenal sebagai IPV (Inactivated Polio Vaccine), sedangkan yang diberikan secara oral disebut OPV (Oral Polio Vaccine).
- Manfaat :
Mencegah infeksi virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
- Diberikan pada :
Bayi yang baru lahir. Selanjutnya diberikan lagi pada umur 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, atau umur 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan.
- perlindungan :
Seumur hidup, asal pemberiannya hingga umur 6 tahun sesuai jadwal.
Pemberian vaksin, diulang setelah umur 18 - 24 bulan (ulangan pertama), dan 5-6 tahun (ulangan ke-2) saat anak masuk sekolah. Total seluruh imunisasi polio adalah 6 kali. Vaksinasi perlu diulang pada saat Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan RI.


4. DPT :
Terbuat dari komponen bakteri (toksoid) Difteri dan Tetanus yang telah dimurnikan, serta bakteri Pertusis yang telah dilemahkan.
- Manfaat :
Mencegah infeksi penyakit difteri, tetanus, dan batuk partusis.
- Diberikan pada :
Bayi umur 6-8 minggu, dilanjutkan pada umur 3-4 bulan atau 4-6 bulan.
Boleh diberikan bersamaan dengan vaksinasi BCG, Campak, Polio (OPV dan IPV), hepatitis B, HiB, dan vaksin "yellow fever".
- perlindungan :
Seumur hidup, asal pemberian vaksin hingga umur 12 tahun sesuai jadwal.

Diulang pada umur 18 bulan (pertama), dan 1 kali pada usia 5 tahun. Selanjutnya pada usia 12 tahun diberikan imunisasi TT (Tetanus Toxoid).

5. Campak :
Di negara - negara yang memiliki angka kejadian dan kematian tinggi, vaksinasi diberikan mulai umur 9 bulan. Sedangkan di negara-negara dengan kasus kejadian rendah, vaksinasi campak diberikan dalam bentuk MMR (Mumps Measles Rubella) yang diberikan pada bayi setelah usia 12 bulan.
- Manfaat :
Memberikan perlindungan dari infeksi virus Paramyxovirus penyebab campak atau morbil.
- Diberikan pada :
Bayi berumur 9 bulan (vaksin campak) atau dalam bentuk MMR diberikan pada rentang umur 12 - 15 bulan.
- perlindungan : 5 tahun
- Diulang :
Setelah anak usia 6 tahun saat masuk sekolah dasar, baik untuk campak maupun MMR.

tapi banyak sekali masyarakat yang tidak mengetahui macam-macam dan manfaat imunisasi untuk bayi,mungkin dengan kabar berita ini kita semua akan tahu manfaat imunisasi.
Diterbitkan di: 18 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.