Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pemberian Obat Injeksi

oleh: DwiNoor    
ª
 
Pemberian Obat Injeksi
Obat injeksi adalah sediaan streil berupa larutan, emulsi, suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan dan disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Obat injeksi disuntikkan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit. Pemberian obat injeksi dilakukan dengan wadah cairan intravena untuk meminimalkan efek samping dan mempertahankan terapeutik dalam darah. Pemberian obat injeksi bertujuan untuk mempercepat proses penyerapan (absorbsi) obat dan mendapatkan efek obat yang cepat.
Pemberian obat injeksi dapat dilakukan antara lain dengan cara :
a. Injeksi intramuskuler (dimasukkan ke dalam otot).
Injeksi intramuskuler dengan membentuk sudut sembilan puluh derajat, lazimnya diinjeksikan didaerah bokong bagian samping, paha dan lengan. Pemberian yang dimasukkan ke dalam otot memungkinkan absorbsi obat yang lebih.
b. Injeksi intravena (melalui pembuluh darah vena).
Injeksi intravena adalah pemberian obat yang dilakukan melalui pembuluh darah vena dengan efek paling cepat. Obat yang diberikan adalah obat yang tidak larut dalam air atau menimbulkan endapan dengan protein dan butiran darah.
c. Injeksi subkutan (di bawah kulit).
Obat yang diberikan dengan Injeksi subkutan adalah obat yang tidak merangsang dan larut dalam air atau minyak. Misalnya pemberian insulin penderita diabetes mellitus dan membentuk sudut empatpuluh lima derajat.
d. Injeksi intra-artikuler (ruang sendi).
Injeksi intra-artikuler dilakukan untuk penyakit tertentu yang berhubungan dengan sendi.
e. Intrakutan (di dalam kulit).
Intrakutan dilakukan untuk uji kulit dengan kemungkinan adanya alergi obat tertentu yang disuntikkan ke dalam dermis.
Diterbitkan di: 16 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa sich banyak banget jenis suntikan itu? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa dalam pemberian obat secara intramuskular di suntik secara pelan-pelan, tidak cepat..? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    selain untuk mengetahui alergi obat.. apakah ada fungsi lan dari injeksi subkutan?? maksi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    lebih banyak lagi donk tentang injeksi subkutan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa nama otot yang di injeksi intra maskuler Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.