Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Ilmu kemajiran pada ternak

Ilmu kemajiran pada ternak

oleh: banyumentah     Pengarang: Prof.drh. H. Soehartojo Hardjopranjoto; m sc.
ª
 
Mummifikasi fetus
Pengertiannya adalah kematian fetus di dalam uterus dimana tidak tercemari oleh mikroorganisme menyebabkan cairan fetus diserap oleh dinding uterus setelah terjadi autolisis dan tubuh fetus mengering dan keras(mummi) disertai proses involusi uterus yang normal.Mummifikasi pada ternak biasa terjadi pada pertengahan sampai menjelang akhir kebuntingan.mummifikasi fetus pada sapi bersifat haematik dimana saat karunkula mengalami involusi terjadi pendarahan endometrium dan selapu fetus dan diikuti absorbsi plasma darah.Hal yangdapt menyebabkanmummifikasi fetus adalah kematian fetus non infeksius, torsio uteri, tali pusat yang terjepit sehingga supali darah terhambat, mummifikasi bisa terjadi pada semua hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, babi serta anjing dan kucing pun bisa mengalaminya.Gejala yang bisa dilihat ketika terjadi kematian fetus sampai terjadi mumifikasi antara lain kegaglan birahi dengan corpus luteum persisten, nafsu makan berkurang, susah defekasi, kadang disertai kholik. Pertolongan kasus ini pada induk terantung spesies hewannya. pada hewan polipara seperti babi, anjing dan kucing dimana anak lebih darisatu maka fetus yang mengalami mumifikasi akan keluar bersamaan dengan etus yang normal saat partus normal, fetus yang mengalami mumifikasi tidak berbau dan berwarna gelap. pada hewan monopara seperti sapi dan kuda penyuntikan stilbestrol 50-80mg atau estradiol benzoat 5-10mg secara intramuskuler akan menghasilkan kontraksi uterus yang akan mendorong keluar fetus dalam jangka waktu 32-72 jam. selain preparat estrogen diatas pengobatan juga bisa dilakukan menggunakan preparat PGF2Alfa atau oksitosin.Setelah berhasil dalam pengeluaran fetus induk akansegera sembuh dan siklus estrus berjalan normal lagi.
Diterbitkan di: 01 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    manfaat plantamor dibidang pertanian Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.