Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Penanganan kasus kelainan vagina

Penanganan kasus kelainan vagina

oleh: iaai    
ª
 


Penanganan Kasus Kelainan Vagina

Pendahuluan

Vagina adalah organ yang amat penting bagi manusia karena fungsi utamanya untuk mengeluarkan darah haid, bersenggama, dan jalan lahir bayi. Kelainan-kelainan yang ditemukan pada vagina juga akan menyebabkan kelainan organ di sekitarnya, yang akan dirasakan oleh penderitanya. Di samping itu, mungkin pula vagina tidak terbentuk (agenesis vagina) atau tidak sempurna terbentuk seperti seharusnya. Tentu hal ini akan menimbulkan keluhan-keluhan. Dengan demikian, tindakan yang tepat untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang diberikan pada penderita dengan kelainan vagina sangat penting dalam usaha mencapai keberhasilan pengobatan. 

Dalam makalah ini akan dibahas kelainan-kelainan pada vagina, baik yang bawaan maupun didapat, diagnosis, dan jenis pembedahannya.

Anatomi Vagina

Untuk melakukan pembedahan pada penanganan kelainan vagina, perlu diketahui anatomi vagina terlebih dahulu. Vagina merupakan suatu lubang yang panjang, dimulai dari himen sampai ke serviks, dengan ukuran panjang bagian anterior vagina 8 cm sedangkan bagian posterior 9 cm serta lebar 4 cm. Vagina berbentuk huruf "H" pada bagian tengah. Dinding vagina ditutupi oleh mukosa yang berlipat-lipat (rugae) sehingga saat persalinan dan kembali ke ukuran mendekati normal diperlukan waktu kurang lebih 40 hari (masa nifas).

Vagina bagian atas digantung oleh ligamen kardinale ke dinding lateral panggul dan ke belakang ke daerah tulang sakrum oleh ligamen sakrouterina. Vagina bagian tengah dipegang oleh serabut-serabut para klopikum dan melekat ke arcus tendenius dan fascia levator ani. Sedangkan pada bagian distal vagina difiksasi oleh diafragma urogenital. Vagina yang terletak di atas levator plate, sejajar dengan rektum berada posisi relatif horizontal.

Vagina, seperti juga uretra dan rektum, terletak di dalam hiatus genitalis (diafragma) yang dibentuk otot levator ani. Otot levator inilah yang berfungsi menarik vagina menjadi tertutup dan lebih gepeng atau mendatar. Kerusakan dari otot-otot penunjang vagina seperti ligamen endopelvik (kardinale dan sakrouterina), otot levator ani (levator plate), dan diapfragma urogenital akan menyebabkan perubahan bentuk dan fungsi vagina serta organ-organ sekitarnya. Akibatnya, dapat timbulkan keluhan pada penderita yang kadang-kadang memerlukan terapi khusus dengan pembedahan.

Sebaliknya, vagina mungkin pula mengalami gangguan dalam pembentukan dan pertumbuhan (kelainan bawaan). Hal ini akan mengganggu fungsi-fungsi vagina dan ini tentu perlu mendapat penanganan yang tepat seperti pembedahan.

Kelainan Vagina

Kelainan vagina dapat terjadi karena bawaan dan didapat. Kelainan bawaan bawaan akibat gangguan pada pembentukan dan pertumbuhan vagina dapat berupa:

  1. Vagina tidak terbentuk sama sekali disebut atresia vagina atau agenesis vagina.
  2. Vagina terbentuk hanya sebagian disebut agenesis partial, mungkin hanya bagian proksimal atau hanya bagian distal.
  3. Terdapat batas antara bagian vagina atas distal disebut spektum transversal.
  4. Terdapat septum longitudinal sehingga vagina menjadi dua.
  5. Lubang vagina bagian distal tertutup karena selaput dara tidak ada, lubang himen (himen imperforata).
  6. Lubang vagina terlalu kecil.
  7. Bagian luar vagina seperti labia terlalu melebar atau mengalami perlekatan (adhesi labia).

Sedangkan kelainan karena didapat dapat terjadi karena trauma, terutama trauma persalinan; infeksi; radiasi; dan zat-zat kimia. Bentuk kelainan didapat mungkin berupa:

  1. Adesi labia atau adesi dinding vagina.
  2. Penonjolan dinding vagina depan (sistokel).
  3. Penonjolan dinding vagina bagian belakang (rektokel).
  4. Penonjolan puncak vagina (prolapsus uteri atau enterokel).
  5. Pelebaran saluran vagina.
  6. Pelebaran mulut vagina (introitus vagina) karena terdapatnya ruptura perineal.
  7. Terdapatnya fistula (lubang antara vagina dengan saluran cerna) (rektrovagina) dan lubang antara vagina dengan saluran kemih bawah (vesiko vagina fistula).

Keluhan-keluhan pada Kelainan Vagina

  1. Darah haid tidak keluar sehingga penderita selalu merasa sakit perutnya dan terasa benjolan di rongga perut.
  2. Mengalami kesulitan dalam bersenggama seperti sakit atau tidak dapat bersenggama secara normal.
  3. Terasa adanya benjolan keluar dari vagina.
  4. Air kemih atau feases keluar ke dalam vagina.
  5. Liang vagina dirasakan terlalu besar.
  6. Menimbulkan kemandulan atau kesulitan saat melahirkan anak.
  7. Mulut vagina terlalu besar dan terlihat bentuk yang tidak bagus.

Diagnostik untuk Men

Diterbitkan di: 19 Mei, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bentuk vagina sy aga aneh ada seperti daging d bbir vgina sy dn sprt ada ltbangnya sprti belahan maaf bgaimana cr pngobatannya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa di sekitar vagina saya tumbuh luka,,,, dan setelah mengering bekas nya nggak ilang.. itu ppenyakit jenis apa ya..???? awalnya saya bermain mengunakan jari sebelum bnar2 ML.. tlong jawab ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    itu karna anda melakukan bukan dengan semestinya, hati - hati bisa - bisa luka itu membuat kepunyaan anda lebih dari apa yang sekarang anda alami. jadi perlu perawatan, hubungi dokter minta saran dan terapi agar luka berbekas hilang dan di obati. 31 Agustus 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa sayap vagina saya berbeda yg satu lebar tpi yg satunya lgi lebih lebar sehingga dapat menutup vagina saya???? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    mau di jilatin yang sebelah kurang lebar itu..biar sama lebarnya 23 Nopember 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa saat melakukan hubungan seksual tidak merasakan nikmat Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

5 Teratas

.