Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Penyelidikan Epidemiologi Penyakit DBD

Penyelidikan Epidemiologi Penyakit DBD

oleh: UkhtiFillah     Pengarang : Dirjen PPM PLP Depkes RI
ª
 
Penyelidikan epidemiologi adalah kegiatan pencarian penderita/tersangka DBD lainnya dan pemeriksaan jentik nyamuk penular penyakit DBD di rumah penderita/tersangka dan rumah-rumah sekitarnya dalam radius kurang dari 100 meter, serta tempat umum yang diperkirakan menjadi sumber penularan penyakit lebih lanjut.

Maksud penyelidikan epidemiologi adalah:
- Mengetahui ada/tidaknya kasus DBD tambahan dan luasnya penyebaran.
- Mengetahui kemungkinan terjadinya penyebar luasan penyebaran penyakit DBD lebih lanjut di lokasi tersebut.

Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan:
1. Petugas puskesmas/koordinator DBD setelah menerima laporan adanya kasus/tersangka DBD segera mencatat dalam buku catatan harian penderita penyakit DBD, serta mempersiapkan peralatan survey (tensimeter, senter dan formulir PE) dan menyiapkan surat tugas.
2. Petugas puskesmas melapor kepada Lurah dan Ketua RT/RW setempat bahwa di wilayahnya ada penderita/tersangka DBD dan akan dilaksanakan penyelidikan epidemiologi.
3. Lurah/kader memerintahkan Ketua RW agar pelaksanaan penyelidikan epidemiologi dapat didampingi oleh Ketua RT kader atau tenaga masyarakat lainnya.
4. Keluarga penderita/tersangka penyakit DBD dan keluarga lainnya membantu kelancaran pelaksanaan penyelidikan epidemiologi.
5. a. Petugas Puskesmas mengenalkan diri dan selanjutnya melakukan wawancara dengan keluarga, untuk mengetahui ada/tidaknya penderita panas saat itu dan dalam kurun waktu 1 minggu sebelumnya. Bila ada penderita panas tanpa sebab yang jelas, pada saat itu, dilakukan pemeriksaan terhadap adanya tanda perdarahan di kulit dan dilakukan uji torniquette. Cara melakukan uji torniquette dapat dibaca pada buku "Petunjuk Teknis Penemuan, Pertolongan dan Pelaporan Penderita."
b. Melakukan pemeriksaan jentik pada tempat penampungan air (TPA) dan benda-benda lain yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Ae. aegypti baik didalam maupun diluar rumah.
c. Hasil pemeriksaan penderita panas dan pemeriksaan jentik dicatat dalam formulir PE.
6. Hasil penyelidikan epidemiologi dilaporkan kepada kepala puskesmas dan selanjutnya Ka. Puskesmas melaporkan hasil PE dan rencana penanggulangan seperlunya kepada Lurah melalui Camat.
7. Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi ini dilakukan pelaksanaan penanggulangan seperlunya.

Diterbitkan di: 12 Maret, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.