Sindrom pramenstruasi merupakan suatu kondisi di mana wanita lebih sensitif terhadap perasaan dan tubuhnya. Gejala yang ditimbulkan bisa ringan hingga berat tergantung personnya. Sindrom ini dapat menyerang baik secara psikologis (mudah cemas, depresi, insomnia, bingung) maupun fisik (pusing, sakit kepala, nyeri sendi, sembelit hingga pingsan).
Terdapat lebih dari 150 gejala yang berkaitan dengan sindrom ini. Kondisi ini disebabkan karena terjadinya ketidakseimbangan hormon estrogen don progesetron di dalam tubuh. Gejala-gejala yang ditimbulkan mulai nampak ketika 10 hingga 12 hari menjelang menstruasi dan biasanya hilang sendiri setelah datang bulan. Lantas bagaimana cara mengatasi sindrom pramenstruasi ? Sindrom ini dapat diatasi dengan cara mengkonsumsi makanan yang tepat yang dapat menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Simak penjelasan di bawah ini.
Anjuran makanan yang sebaiknya dikonsumsi :
• Mengkonsumsi air minum dalam jumlah yang cukup, idealnya 2 liter atau 8 gelas per hari.
• Mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi dan sereal.
• Mengkonsumsi kacang-kacangan seperti soya dan buncis.
• Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan
• Mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak seperti minyak ikan dan kacang-kacangan.
• Mengkonsumsi Vitamin B kompleks yang dapat membantu menjaga tubuh dari tekanan stres.
Jadi, dengan mengkonsumsi makanan yang tepat seperti di atas diharapkan dapat mengatasi sindrom pramenstruasi yang umumnya menyerang hampir sebagian besar wanita yang masih dalam masa suburnya.