Bunyi mendenging atau mendengung di telinga biasa disebut dengan istilah tinnitus. Tinnitus dapat diartikan sebagai kondisi
dimana suara didengar di telinga dan di kepala, atau persepsi dari bising yang tidak ada stimulusnya atau dapat juga diartikan sebagai aktivitas abnormal dari jaras syaraf pendengaran yang dipersepsikan sebagai bunyi oleh auditory cortex (
Jastreboff,1993). Tinnitus dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, yaitu :
1. Kotoran telinga,
2. Infeksi,
3. Trauma Kepala,
4. Kardivaskuler,
5. Alergi,
6. Meniere,
7. Degenerasi dari tulang-tulang pendengaran di telinga tengah,
8. Tumor (nasofaring, neuroma akustik).
Ada juga penyebab lainnya, misalnya gangguan pendengaran, ototoksik, NIHL, dan idiopatik. Sedangkan penyebab objektifnya dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu vaskuler (arterial & venous) dan non vaskuler (palatal myoclonus, pregnancy, anemia). Untuk melakukan evaluasi pada penderita tinnitus ini, ada beberapa anamnesis yang harus ditanyakan, yaitu :
a. Bagaimana karakteristik suara dan kualitas hidupnya
b. Ada riwayat gangguan pendengaran atau tidak
c. Apakah pernah mengalami explosure bising atau pajanan bising
d. Bagaimana pemeriksaan neurologi dan otologinya
e. Bagaimana diagnosis diferensialnya
f. Termasuk tinnitus yang subjektif atau objektif
Pemeriksaan-pemeriksaan fisik yang dilakukan yaitu mulai dari melihat keadaan rongga mulutnya, telinga luar, membran timpani, cranial nerve V, VII dan VII, temporalnya, dll. Kemudian dilakukan otoskopi untuk melihat ada atau tidaknya penyakit di telinga luar dan tengah, mengetahui ada tidaknya infeksi cerumen, serta melihat kondisinya normal atau abnormal. Selain itu pemeriksaan audiologi yang wajib dilakukan, diantaranya
PTA (
Pure Tone Audiometry),
BERA,
Speech Test,
Tone Decay Audiometry, dan
Tone Decay Refleks. Pemeriksaan vestibuler juga dapat dilakukan untuk mengetahui keadaan sistem vestibulernya. Saat ini, sudah diciptakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mengatasi tinitus, yang diistilahkan dengan
tinnitus treatment, dan nama alat tersebut adalah
neuromonic.