Bakteri
Dalam Air Minum Isi Ulang
Kemajuan teknologi sering menjadi orang ingin praktis dan dipandang bergengsi dengan
apa yang lagi ngetren. Dalam hal air minum banyak yang mengkonsumsi air minum produk isi
ulang. Selain harga murah, tidak repot harus memasak air, juga kelihatan lebih bergengsi dengan tabung atau gallon yang sering dipajang diruang tamu.
Berdasarkan dari Tim Peneliti dari Laboratorium Teknologi dan Managemen Lingkungan IPB dalam penelitian kualitas air minum depot isi ulang di 10 kota besar di Indonesia disimpulkan adanya
bakteri.
Adanya bakteri mungkin berasal , sumber air sebagai bahan baku telah tercemar atau mungkin juga kurangnya dalam proses penyinaran ultraviolet sehingga bakteri ada yang lolos dan tidak mati. Secara implikasi sampai sekarang memang bakteri itu belum mematikan.