Nila Djuwita Farid Moeloek batal menjadi
Menteri Kesehatan RI periode 2009-2014. Ia sudah mengikuti uji kelayakan calon
menteri di Puri Cikeas, Bogor, kemudian mengikuti tes kesehatan dan kejiwaan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. "Dalam pemeriksaan kesehatan dikatakan saya kurang tahan stres," ujar Nila kepada wartawan di Gedung Dharmawanita Persatuan Pusat di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2009. Dalam wawancara itu, ketika ditanya perasaannya batal jadi menteri, ia mengatakan, ”Saya justru lega. Mungkin ini yang terbaik.” Bagaimanapun ia mengaku agak kecewa, tapi, ”Saya punya pengabdian yang sangat banyak. Setelah tidak terpilih saya juga masih punya pengabdian.”
Nila guru besar kesehatan, Ketua Medical Research Unit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dokter spesialis mata ini aktif di berbagai organisasi, antara lain Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), anggota Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), anggota International Society Orbital Disorder, Oculoplastic and Lacrimal Surgery, Ketua BPK PP Perdami dan Ketua/Anggota Seminat Tumor Mata-Plastik Rekonstruksi Perdami.
Lahir di Jakarta, 11 April 1949, wanita berdarah Minang ini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Lalu untuk spesialis, ia memilih spesialis mata di universitas yang sama. Begitu juga dengan jenjang S-3 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dengan disertasi tentang Model Diagnostik Pemeriksaan Tumor Orbita, Dalam Upaya Penemuan Tumor Orbita Lebih Dini.
Dalam perjalanan karirnya, ia dosen Fakultas Kedokteran UI, Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, dokter spesialis mata RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta, Dokter Spesialis Mata Klinik Mata Talang, dan Ketua Medical Research Unit Fakultas Kedokteran UI (2007-2009).
Di Fakultas Kedokteran UI,
Nila Djuwita dinilai menjadi motor penelitian-penelitian. Ia dinilai turut berperan untuk peningkatan peringkat UI menjadi posisi 201, naik dari posisi sebelumnya 287 pada 2008.
Menikah dengan Farid Anfasa Moeloek (mantan
Menteri Kesehatan Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan), pasangan ini dikaruniai tiga anak.
Sumber: Tokoh Indonesia.com