Tak bisa dipastikan
musik bisa meningkatkan
gairah seks, tapi yang perlu dilihat adalah kualitas hubungan suami-istri yang
bersangkutan, kedekatan hubungan mereka secara psikis. Demikian kata terapis
musik Monty P Satiadarma, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta ini.
Walau demikian, musik bisa dijadikan sarana menciptakan suasana rileks dan nyaman, seperti musik yang tenang. Monty menyarankan, pilih musik instrumentalia alias musik tanpa syair dan tidak keras.
Iringan musik saat berhubungan seks, terpulang pada selera pasangan. Ada yang suka dan ada yang tidak. Ada yang bertujuan menghadirkan suasana romantis. Ada yang menganggap mengganggu kebersamaan mereka. Kecuali kalau tiap-tiap pihak sepakat dan sudah terbiasa dengan iringan musik saat berhubungan seks. "Sepanjang musik yang diperdengarkan tadi bisa dinikmati oleh pasangan suami-istri yang tengah berintim-intim, membuat keduanya dalam suasana relaks, mengapa tidak?" kata Monty.
Sumber: Tabloid Nakita