• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>4 Zat Gizi Untuk Meningkatkan Perkembangan Otak Janin

.

4 Zat Gizi Untuk Meningkatkan Perkembangan Otak Janin

oleh : PanicSurfer    

Pengarang : US Institute Of Medicine
          Untuk mendapatkan buah hati yang memiliki kemampuan, maka dukungan asupan gizi harus sejak buah hati masih
          berupa janin. Perkembangan otak dalam janin ternyata bisa dikembangkan. Beberapa zat gizi penting dapat membantu perkembangannya, diantaranya:
        • ASAM FOLAT
        Jumlah Asam Folat yang dibutuhkan saat masa kehamilan adalah 600 mikrogram perhari per orang (2 hati ayam = 100 gram, mengandung 1.128 mikrogram asam folat). Ada tambahan 200 mikrogram perhari bagi ibu hamil dibandingkan orang dewasa normal.
        Sumber Asam Folat bisa didapat dari brokoli, gandum, hati ayam, hati sapi, ginjal sapi, ikan kembung, kepiting, kacang-kacangan, jeruk mandarin, stroberi, dan bayam.
      • KOLIN
      Kolin merupakan zat gizi penting yang perlu dikonsumsi pada makanan sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Saat ibu hamil, persediaan kolin dalam tubuh berkurang, jika tidak ditutupi kekurangan ini bisa mengakibatkan gangguan perkembangan otak janin. Kebutuhan kolin untuk ibu hamil harus sebesar 400 mg/hari. kolin bisa didapat dari konsumsi susu hamil 2 gelas per hari.
    • AA (Asam Arakidonat) - DHA (Dokosaheksaenoat)
    Ibu hamil yang mengkonsumsi minyak hati ikan yang mengandung banyak DHA akan melahirkan bayi yang memiliki kemampuan mental lebih baik. AA dan DHA sangat penting untuk pertumbuhan otak, terutama pembentukan jaringan lemak otak (mylenisasi) dan interkoneksi antar saraf. Perkembangan jaringan penglihatan akan tumbuh dengan baik berkat AA. Jika mengalami kekurangan AA dan DHA akan mempengaruhi penurunan kembang mental dan intelektualitas pada anak.
  • OMEGA 6 (Asam Linoleat) dan OMEGA 3 (Asam Linolenat)
Kebutuhan omega-6 sebesar 1% dari kebutuhan energi yaitu 2,3 gr. Omega-6 dan omega-3 merupakan asam lemak essensial sebagai prekusor dari DHA dan AA yang dibutuhkan ibu hamil. Keduanya mampu meningkatkan kekuatan otak dan saraf penglihatan. Fungsi omega-3 secara khusus adalah membuat lentur pembuluh darah, menghindari terjadinya plak atau sumbatan pada pembuluh darah. 
Omega-3 banyak terkandung dalam minyak ikan (lemuru, tuna, salmon), minyak kedelai, minyak zaitun dan minyak jagung. Omega-6 terkandung dalam minyak biji matahari, minyak salfflower dan minyak biji kapas, atau susu ibu hamil yang ditambah omega-3, omega-6 serta DHA.
Diterbitkan di: Juli 16, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.