Kolik lazim terjadi pada bayi di usia dua sampai tiga bulan,
kemudian frekuensinya terus
menurun sampai menginjak usia enam bulan.
Adapun tip dalam mengatasi
kolik yang dapat kita coba, antara lain:
§
Tip #1:
Jika kita menduga akar
permasalahannya adalah gas (flatus) dalam perut, kita dapat mengusapkan minyak
telon atau minyak penghangat lainnya di perut si kecil.
Biasanya tangisan akan reda dalam tempo 10 menit.
§
Tip #2:
Mungkinkah dari ASI? Ingat-ingat
kembali diet kita. Kurangi makan makanan yang merangsang (banyak bumbu, pedas,
atau mengandung alergen), dan kurangi makanan produk susu selama beberapa
minggu.
Bayi kita mungkin alergi terhadap salah satu makanan di
atas.
§
Tip #3:
Oh, nampaknya bukan karena ASI! Mungkin
si kecil rewel karena tidak ingin segera lepas dari pelukan. Banyak bayi yang
seperti itu!
Jadi tetaplah memeluk bayi meski dia sudah tidak minta mimik—sampai dia benar-benar tertidur.
§
Tip #4:
Apakah si kecil lahir ke dunia
dengan bantuan forceps atau ekstraksi
vakum (vacuum extraction)? Kita harus
waspada, boleh jadi ligamen sang bayi mengalami gangguan. Sehingga bayi pun
mengalami kolik—bahkan ada yang sampai tiga bulan mengalaminya.
Jika memang demikian, kita harus meminta bantuan ahli chiropractic untuk menolongnya. Banyak
bayi yang rajin kolik, ternyata dapat kalem kembali setelah beberapa sesi
terapi chiropractic.
Kini, sudah banyak chiropractor
yang buka praktik di kota-kota besar.
§
Tip #5:
Cobalah pijat bayi. Baringkan si
kecil dan pijat dengan lembut perutnya membentuk huruf U terbalik. Awali pada
sisi area pelvis, kemudian naik ke diafragma dan turun kembali ke area pelvis
sebelahnya.
§
Tip #6:
Coba beri minum sedikit teh chamomile. Teh hangat Chamomile diketahui dapat meredakan
gangguan lambung.
§
Tip #7:
Nyalakan mesin penyedot debu (vacuum cleaner). Mungkin terdengar
bodoh—tapi, ini serius! Suara bising si kecil akan berangsur mereda dan dia pun
akan segera tertidur.
Cara ini selalu manjur untuk hampir setiap bayi! Cobalah!
§
Tip #8:
Mungkin karena susu formula?
Dapat saja bayi mengalami kolik karena susu formula yang kita berikan.
Jika saat ini kita memberi si kecil formula berbahan
dasar susu, maka cobalah ganti dengan formula yang berbahan dasar kedelai.
Jika tidak berhasil, saat ini banyak susu formula yang dibuat
khusus untuk bayi-bayi yang mempunyai alergi. Kita dapat berkonsultasi dengan
dokter keluarga dalam hal ini.
§
Tip #9:
Hangatkan perutnya. Sediakan
handuk hangat pada tilam tidurnya, dan baringkan bayi di atasnya.
§
Tip #10:
Mungkin si kecil ingin bergerak.
Maka, bergeraklah, jalan-jalan—atau, baringkan dia di keranjang bayi dan taruh keranjang
tersebut di atas pengering mesin cuci!
Nyalakan mesin dan tunggu beberapa saat—tangis si kecil
akan segera mereda!
Diterbitkan di:
April 29, 2009
Lainnya tentang Kedokteran & Kesehatan
Ringkasan lain oleh tiwikrama
More