Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Kandungan Gizi Buah dan Sayuran

Kandungan Gizi Buah dan Sayuran

oleh: nieztra     Pengarang: Drs. Emma S. Wirakusumah; M.Sc.
ª
 
Bahan makanan mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas. zat-zat gizi tersebut adalah:
  • Karbohidrat, karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. zat ini berfungsi untuk aktivitas otak, pembentukan sel darah mereh dan sistem saraf, serta membantu dalam proses metabolisme protein dan lemak. karbohidrat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. karbohidrat kompleks terdiri dari polisakarida (patidekstrin, dan glikogen) serta serat. sementara karbohidrat sederhana terdiri dari monosakarida (glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa, dan pentosa), disakarida (sukrosa, maltosa, laktosa, dan trebalosa), gula alkohol (sorbitol, manitol, dan inositol), serta oligosakarida (rafinosa, stakiosa, verbaskosa, dan fruktan). karbohidrat yang terdapat pada buah dan sayuran umumnya berupa pati dan selulosa. beberapa jenis buah dan sayuran yang banyak mengandung pati dan selulosa yaitu pisang, mangga, labu kuningh, dan kentang.
  • Lemak, merupakan sumber energi bagi tubuh. lemak adalah senyawa kimia yang dalam struktur molekulnya mengandung gugus asam lemak. terdapat dua jenis asam lemak, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. lemak jenuh terdapat pada bahan pangan hewani. berdasarkan hasil penelitian, makanan yang yang tinggi kandungan lemak jenuhnya dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan stroke. kandungan lemak pada buah dan sayuran umumnya sedikit, misalnya terdapat pada alpukat, buncis, dan kacang panjang. lemak yang terkandung dalam pangan nabati biasanya berupa asam lemak tidak jenuh. fungsi asam lemak tidak jenuh yaitu komponen dari sel-selsaraf, membran selurar, dan senyawa yang menyerupai hormon (prostaglandin). selain itu asam lemak tidak jenuh juga berfungsi sebagai proteksi dan terapi untuk penyakit jantung serta kanker.
  • Protein, protein berfungsi sebagai bahan dasar pembentuk sel-sel dan jaringan tubuh. selain itu, protein juga berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. protein merupakan molekul besar yang terdiri dari rangkaian asam amino. asam amino penting yang harus ada dalam konsumsi makanan sehari-hari dikenal dengan istilah asam amino esensial. tanaman pangan sering kekuranagan satu atau lebih asam amino esensial sehingga perlu digabungkan atau dikombinasi dengan bahan protein lainnya. dengan demikian, bahan satu dan lainnya akan saling melengkapi. sayuran yang mengandung protein adalah yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang panjang, buncis, dan kecambah.
  • Vitamin, vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil. di dalam tubuh, vitamin berperan sebagai zat pengatur. vitamin dikelompokan menjadi dua, yaitu vitamin yang larut dalam lemak ( vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (B1, B2, B3, B4, B5, B6, B12, asam folat, biotin, dan vitamin C).
  • Mineral, mineral memegang peranan penting dalam memelihara fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan, organ, maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. di samping itu, mineral juga berperan sebagai katalis dan kofaktor aktivitas berbagai ezim dalam setiap tahap metabolisme. mineral digolongkan ke dalam mineral makro dan mineral mikro. mineral makro mineral yang dibutuhkan dalam jumlah besar (lebih dari 100 mg/hari), sedangkan mineral mikro dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil (kurang dari 15 mg/hari).
  • Air, buah dan sayuran merupakan bahan pangan yang kandungan airnya cukup tinggi. hal ini membuat buah dan sayuran memberikan efek rasa segar ketika konsumsi. air dalam tubuh berfungsi sebagai pelarut dan alat angkut zat-zat gizi, terutama vitamin larut air dan mineral. selain itu, air juga berfungsi sebagai katalisator, pelumas, fasilitator pertumbuhan, pengatur suhu, dan peredam benturan. kandunagn air yang tinggi menyebabkan buah dan sayuran mudah mengalami kerusakan (perishable). hal ini disebabkan air merupakan media yang cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme penyebab kebusukan.

Diterbitkan di: 19 April, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dari makanan/minuman apakah kita dapat memperoleh mineral? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sayuran yang paling cocok untuk diet apa ya? minta saranya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa kandungan gizi sayur lembayung?sya sngt btuh skali informasi itu.mksh Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa nilai gizi sayuran kluwih dan bagaimana pemanfaattannya? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.