• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Waspadai ANGIN DUDUK

oleh : AbuAfiif    

Pengarang : Redaksi Majalah KOMPAK, BI

Hari itu, Dina (32) meminta izin cepat pulang kantor lebih cepat. Sejak pagi ia sudah merasa mual & pusing."Aku masuk

angin nih," keluhnya kepada Sigit, sang suami via telpon.
Setiba dirumah, Dina memesan bubur ayam dan teh panas untuk mengurangi rasa tak enak badan. Setelah itu ia kerokan, mengoleskan minyak kayu putih ke seluruh badannya, lalu tidur.
Lepas senja, Dina belum bangun juga. Dan Sigit yang pulang kanto, akhirnya menemui istrinya dalam keadaan sudah tak bernafas!
Betapa terkejutnya Sigit. Dia tak menyangka bahwa telepon yang diterima dari sang istri beberapa jam sebelumnya, adalah yang terakhir. Sigit melihat, wajah istrinya kebiruan. Tampaknya, Dina menahan rasa sakit sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Selain panik, suaminya juga bingung, karena sepengetahuannya, selama ini kesehatan Dina baik-baik saja. Sang istri bahkan tergolong perempuan gesit yang memiliki segudang aktifitas. Penyakit misterius apakah yang merenggut nyawa Dina?
Menurut dr.Djoko Maryono,DSPD,DSPJ, ahli internis dan kardiologi dari RS Pusat Pertamina, yang dialami Dina adalah angina pectoris. Dulu sering disebut angin duduk. gejalanya mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat. Tak mengherankan kalau penyakit ini cenderung disepelekan.
Begitulah. ."Yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-31 menit setelah serangan pertama," dr.Joko mengingatkan.
Karena itu kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, melainkan karena tidak terdekteksinya kelainan  pada jantung penderita. Kalau saja si penderita pergi ke dokter atau ke rumah sakit, bukannya malah kerokan InsyaAlloh akan dapat terdeteksi dan dapat diobati. Ciri-ciri seperti pusing, mual dan kembung yang dialami penderita angina pectoris memang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa. Hanya disini, penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin.
Menurut dr.Djoko, 20% dari keluhan angina pectoris yang diperiksakan ke dokter atau ke rumah sakit, ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung koroner akut. Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung, Karena itu jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.
Penderita penyakit angina pectoris biasanya merasa tidak nyaman berkepanjangan, yang terjadi lebih dari lima menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung. Akibatnya jantung membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisisan oksigen pada pompa jantung tadi. Kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin.


 


 


Diterbitkan di: Januari 28, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.