IKAN, gizi super komplit
Sebagai Negara yang 75% lebih wilayahnya berupa lautan, Indonesia memiliki
potensi ikan laut yang besar. Menurut data departemen kelautan dan perikanan,
setidaknya 7 % dari total potensi ikan laut dunia berada diwilayah Indonesia. Dengan
kondisi ini seharusnya konsumsi ikan dinegara cukup tinggi.
Namun yg
terjadi malah sebalikntya. Diantara Negara Asean, Indonesia justru
terendah. Kondisi ini tentu disayangkan mengingat betapa besarnya sumbangan
gizi iakn bagi kesehatan.
Selain kaya protein ikan mengandung lemak, vitamin dan mineral.
Komposisinya bervariasi, tergantung pada jenis, musim, siklus bertelur, letak
geografis, dan umur ikan.
- Protein
Ikan mengandung protein tinggi
yang terdiri atas asam amino Essensial yang nggak rusak pada waktu pemasakan.
Kandungan protein pada ikan bervariasi, tergantung kandungan lemak dan airnya.
Namun secara umum, ikan mkengandung kandungan lemak dan airnya. Secara umum
ikan mengandung 13-20% protein. Protein ini dapat membantu pertumbuhan sel otak,
sehingga ikan sering disebut makanan penunjang kecerdasan.
Karena serat proteinnya lebih pendek, protein pada ikan gampang dicerna
bahkan bagi bayi sekalipun. Proporsi protein konektifnya(kolagen) juga jauh
lebih rendah dari hewan ternak, yaitu hanya 3-5% dari total protein. Makanya
dibandingkan daging sapi, daging ikan terasa empuk dan lebih mudah hancur saat
dukunyah.
- Lemak
Kandungan lemak hanya berkisar antara 1-20% terlebih sebagaian besar
kandungan lemaknya pun berupa asam lemak tak jenuh yang justru berguna bagi
tubuh diantarabnya berfungsi meniurunkan kadar kolesterol dalam darah.dan asam
lemak omega 3 yang tinggi. Kandungan ini berperan meningkatkan kekebalan tubuh,
menurunkan risiko penyakit jantung koroner, menghambat pertumbuhan beberapa jenis
kanker dan mempertahankan fungsi otak terutama yang berhubungan dengan daya
ingat.
- Vitamin
Ada dua
kelompok vitamin pada ikan pertama vitamin larut dalam air, antara lain vitamin
B6, B12, Biotin dan Niacin. Vitamin ini banyak terdapat diikan yang dagingnya
berwarna gelap. Sedangkan kelompok kedua, yaitu vitamin larut dalam lemak
(vitamin A dan D) terkandung pada minyaknya.
- Mineral
Kandungan mineral pada ikan jumlahnya lumayan banyak, diantaranya ada
magnesium ( memperkuat tulang, otot, gizi, ) , zat besi ( mencegah anemia),
yodium ( mencegah sakit gondok & IQ rendah), seng ( meningkatkan kekebalan
tubuh, mempercepat penyembuhan luka) dan selenium (mencegah kanker,
mempertahankan elastisitas jaringan (bersama vitamin E) sehingga kita terhindar
dari penuaan dini.
Oleh karena
nilai gizinya yang luar biasa maka diharapkan bahwa masyarakat Indonesia akan
meningkat dalam mengkonsumsi ikan laut ini yang tentunya kita berharap dengan
konsumsi yang meningkat tersebut para nelayan kita juga bisa hidup lebih sejahtera.