Sariawan memang bukan penyakit mematikan, Namun, jika penyakit ini hinggap di mulut, kita jadi sengsara. Mulut terasa nyeri, tak nyaman dan di dalamnya muncul luka-luka menganga. Kalau kondisinya sudah begini, makan jadi tak enak, bicara pun jadi setengan pelo. Itulah akibat ulah sariawan. Lebih celaka lagi, bila penyakit di rongga mulut ini menimbulkan komplikasi berupa selulitis ( radang sel) mulut akibat infeksi bakteri sekunder sariawan, infeksi dental (abses gigi) dan kanker mulut.
Sariawan merupakan suatu penyakit yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dalam istilah kedokteran, sariawan dikenal dengan nama stomatitis. Stomatitis ini merupakan proses peradangan pada rongga mulut. Sariawan disebabkan beberapa hal diantaranya adalah Afte Rekuren, Kandidiasis oral/ moniliasis, Stomatitis bakteri/ Virus, dan sariawan Stomatitis Nicotina.
Afte Rekuren atau sariawan yang sering kambuh pada mulut terjadi akibat luka pada permukaan (mukosa ) mulut. Adapun luka pada permukaan mulut yang sering terjadi adalah Ulkus. Ulkus ini berupa jaringan yang menggaung dan mempunyai dasar. Sifatnya tiba-tiba muncul, nyeri, bisa tunggal atau berkelompok. Faktor pencetusnya bisa berkaitan dengan defisiensi atau kekurangan vitamin dan mineral, stress, merokok atau ada suatu kelainan pada system pencernaan.
Penyebab sariawan yang disebabkan Kandidiasis oral/moniliasis adalah sariawan sariawan yang disebabkan oleh jamur. Sariawan jenis ini sering terjadi pada bayi dan usia sangat lanjut. Jamur tersebut bisa tumbuh di mulut karena oral hygiene/ kebersihan mulut dan gigi yang jelek, atau berkaitan dengan pengobatan antibiotika jangka panjang ataupun yang menekan imun tubuh (imunosupressi). Bercak kecil, berwarna putih, dan bulat merupakan khas dari sariawan jenis ini.
Sedang sariawan Stomatitis bakteri/ virus terjadi karena terinfeksi virus/ bakteri. Pada kehidupan sehari-hari, sariawan jenis ini jarang terjuadi. Kalaupun ada, jumlah penderitanya relative kecil. Pada sariawan jenis ini terdapat gejala sepertyi halitosis alias bau mulut yang khas, sakit tenggorokan, dan mudah berdarah pada lukanya.
SAedangkan sariawan jenis Stomatis Nicotina adalah sariawan yang menyerang perokok berat yang biasanya menggunakan cerutu atau pipa. Biasanya, daerah mulut yang terkena hanya terbatas pada daerah yang terkena uap rokok seperti daerah langit-langit mulut.
Pengobatan untuk menyembuhkan sariawan secara umum ada dua. Pertama adalah dengan menghilangakan penyebabnya seperti anemia, avitaminosis (kekurangan vitamin dan mineral) dan infeksi berat. Kedua, dengan menghindarkan penyebab seperti kebiasaan merokok, bumbu masak yang merangsang, makan makanan panas, serta selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Pengobatan secara local di mulut bisa dengan memakai obat-obatan yang diminum atau yang dikumur sehingga mengurangi keluhan si penderita.
Ada sifat unik dari jaringan mulut yang memudahkan proses penyembuhan sariawan tetapi juga rentan untuk kambuh kembali. Yakni, berupa banyaknya pembuluh darah, sering terkena trauma/ perlukaan, dan terdapat sel-sel yang daya regenerasinya cepat.
Resensi lain tentang Sariawan, KECIL TAPI MENYENGSARAKAN