• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Seks EDUKASI MEMBANTU MENCEGAH TERJADINYA KEHAMILAN PADA REMAJA (artik

.

Seks EDUKASI MEMBANTU MENCEGAH TERJADINYA KEHAMILAN PADA REMAJA (artik

oleh : WidaWati     

Pengarang : HealthDay
Ringkasan ini diterjemahkan dari SEX EDUCATION HELP PREVENT TEEN PREGNANCY

Seks edukasi yang komprehensive dapat mengurangi kehamilan pada remaja tanpa meningkatkan jumlah hubungan seksual
ataupun Peyakit Menular Seksual.

Jadi lihatlah peneliti Amerika yang telah mereview data survey nasional pada tahun 2002 bahwa terdapat 1700 remaja heteroseksual berusia 15-19 tahun.
Masih terjadi perdebatan tentang abstinence -only education atau comprehensive sex education (meliputi pengontrolan kelahiran) merupakan yang terbaik untuk siswa.
Studi dari lead author Pamela Kohler, menejer program dari Universitas Washington di Seatlle, dan rekan rekannya menemukan bahwa 25 persen remaja mendapatkan abstinence- only education dan sekitar 2/3 mendapatkan comprehensive sex education. Sekitar 9 persen - terutama remaja dari keluarga miskin dan yang tinggal di rural area- tidak mendapatkan seks edukasi sama sekali. Para peneliti menemukan bahwa para remaja yang mendapatkan comprehensive sex education 60 persen lebih sedikit terjadi kehamilan atau menghamili seseorang daripada yang samasekali tidak mendapatkan pendidikan sex.
Penelitian lainnya menghasilkan - secara statistik tidak signifikan, bagaimanapun - menyatakan bahwa comprehansive sex education , tidak termasik abstinence based education, sedikit mengurangi remaja menglakukan hubungan seksual per vagina. Tidak ada pendekatan yang tampaknya mampu mengurangi kasus Penyakit Menular Seksual.
Penemuan yang dipublikasikan pada bulan april di Journal Adolescent Health, mendukung comprehensive sex education, Kohler menyimpulkan " Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa abstinence only education menurunkan the llikelihood atau pernah berhubungan seksual atau pkehamilan, katanya pada suatu pernyataan. Studi ini menawarkan " further compelling evidence" tentang jumlah comprehensive sex education dan ketidak efektivan dari pendekatan abstinence only, kata Don Operario, seorang pakar seks edukasi dan profesor dari Universitas Oxfort di Inggris.
Diterbitkan di: Mei 08, 2008

Komentar

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.