Jika tak ada halangan,
dalam waktu dekat
ini sebuah perusahaan asal Amerika Serikat bakal segera memasarkan
semacam alat
tes darah yang dapat mendeteksi dua
jenis penyakit degenerasi ini. Saat ini,
tim yang terdiri dari para ahli masih terus mengembangkan alat tes darah ini
yang dibuat Power3 Medical Products ini. Menurut laporan yang
dirilis Chemistry and Industry, produk ini dijadwalkan siap
diluncurkan di Eropa pada musim panas ini. Parkinson dan Alzheimer merupakan
dua jenis penyakit yang hanya dapat didiagnosa apabila gelaja-gejalanya telah
muncul pada penderita. Para ahli di Inggris
berpendapat, tes darah ini sepertinya cukup memberikan harapan
dalam mendeteksi
gejala serta memantau penyakit ini, namun penyempurnaan teknologi masih tetap
diperlukan.
Alat bantu monitoring
Alat tes darah yang disebut NuroPro
ini pada dasarnya merupakan alat bantu untuk mengukur kadar 59 jenis biomarker
atau protein dalam darah. Kadar tertentu dari sejenis protein
dapat digunakan untuk membedakan antara kasus Alzheimer, Parkinson serta
penyakit syaraf degenaratif lainnya seperti penyakit Lou Gehrig.
Sejauh ini, lebih dari 180 pasien telah menjalani tes, dan perusahaan pembuat
alt ini mengklaim sekitar 60 hingga 70 persen sukses dalam mengidentifikasi
mereka yang mengalami Alezheimer, Parkinson atau Lou Gehrig.
Percobaan klinis sejauh ini dilakukan di Amerika Serikat dan Yunani.¨Saat ini
belum ada satu pun alat tes diagnosa untuk jenis penyakit syaraf degeneratif di
pasaran. Diagnosa masih berdasarkan pada pemeriksaan klinis dari
gejala-gejala yang muncul,´ ungkap Steve Rash chief executive director
Power3 Medical Products. Sementara itu Kieraan Breen, direktur riset
Parkinson´s Disease Society, berpendapat bahwa saat ini masih sulit
untuk mendiagnosa jenis penyakit ini. ¨Sementara alat tes NuroPro menjanjikan
sebuah harapan, sebuah riset besar perlu dilakukan sebelum alat ini dinyatakan
dapat membantu membuat diagnosis Parkinson,¨ ujarnya. ¨Tes darah juga bisa
sangat membantu dalam memonitoring perkembangan Parkinson serta
menentukan agen atau obat-obatan yang mengubah rata-rata perkembangan penyakit
ini,¨ tambahnya.