Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Memproduksi dan Menjual Makanan Jajanan yang Aman

.

Memproduksi dan Menjual Makanan Jajanan yang Aman

Summary rating: 4 stars 2 Tinjauan
Pengarang : Elvira Syamsir
Ringkasan oleh : anin
Kunjungan : 81  kata: 600   Diterbitkan di: Maret 17, 2008


Jika seseorang akan membuat dan menjual makanan,
maka dia harus menjaga agar tidak mengkontaminasi makanan dan menyebabkan
keracunan makanan bagi orang lain ataupun dirinya sendiri. Makanan harus
ditangani sedemikian rupa untuk menjamin agar makanan tidak terkontaminasi dan
mikrobanya terbunuh atau pertumbuhannya berhenti/lambat. 



Untuk mencegah keracunan makanan, maka ada beberapa
aturan sederhana yang harus diikuti dalam memproduksi dan menjual makanan
jajanan.  Peraturan tersebut adalah:



1.     
Menjaga kebersihan personal, tangan dan kuku pekerja.

Keracunan makanan seringkali disebabkan oleh
tangan kotor yang kontak dengan makanan. Tangan dan kuku harus bersih dan
kering sewaktu menangani makanan. Pekerja tidak boleh mengambil makanan matang
(siap santap) dengan tangan, tetapi harus menggunakan peralatan yang bersih. Pekerja
juga harus menjaga kebersihan dirinya dengan mandi dan keramas secara teratur,
mengenakan pakaian kerja dan penutup kepala yang bersih. Satu lagi, jangan lupa
menutup luka dengan penutup kedap air sebelum menyiapkan makanan.



2.      Menjaga kebersihan tempat
memproduksi dan menjual makanan

Makanan sangat mudah terkontaminasi bakteri, maka sangat penting untuk menjaga tempat memproduksi dan menjual makanan, permukaan perlengkapan dan peralatannya dalam keadaan bersih dan bebas dari hama dan binatang. 



3.      Menangani makanan dengan cara
yang aman

Makanan hendaknya disiapkan dan ditangani dengan
cara yang benar, agar tidak terkontaminasi oleh mikroba dan benda asing. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi
resiko kontaminasi mikroba pada makanan adalah:

·       

·       
Tidak menangani makanan ketika sakit·       
Pisahkan makanan
mentah dari makanan matang dan makanan yang akan dimakan mentah

·       
Gunakan air yang memenuhi
syarat air minum untuk memasak, ditambahkan pada makanan matang, membuat es
atau dijadikan air minum.  Untuk air yang
digunakan untuk mencuci peralatan harus memenuhi syarat air bersih.

·       
Gunakan peralatan dan pakaian yang bersih

·       
Cuci bersih buah dan sayur sebelum dikonsumsi mentah





 4.      Memasak makanan beresiko tinggi
secara sempurnaMakanan yang
beresiko tinggi untuk terkontaminasi oleh bakteri patogen seperti ayam, daging
dan susu harus dimasak dengan sempurna.  Seluruh bagian makanan yang dimasak tersebut harus mencapai suhu minimum
70°C, untuk membunuh bakteri patogen.5.      Menjaga makanan panas tetap
panas dan makanan dingin tetap dingin.

Pada pangan basah, bakteri tumbuh sangat
cepat pada ‘daerah suhu berbahaya’ antara 5°C sampai 60°C.  Jika kita harus menyiapkan makanan lebih awal atau ingin
menyimpan makanan yang tersisa, sebaiknya disimpan pada suhu tinggi (diatas
60°C) atau pada suhu rendah (dibawah 5°C). Petunjuk ini penting jika kita
menyimpan makanan lebih dari empat atau lima jam.



Kesalahan umum yang biasa dilakukan dan menyebabkan
keracunan pangan yang tidak diperkirakan sebelumnya adalah menyimpan makanan
hangat dalam jumlah besar di lemari es. Dalam lemari es yang isinya berlimpah,
makanan matang tidak dapat menjadi dingin seluruhnya secepat yang dikehendaki.
Jika bagian tengah makanan tetap hangat (suhu di atas 10°C) dalam waktu yang
terlalu lama, maka mikroba akan tumbuh dan dengan cepat berkembang biak
mencapai jumlah yang dapat menimbulkan penyakit.



Abstrak lain tentang Memproduksi dan Menjual Makanan Jajanan yang Aman
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------