Menambahkan bukti yang sudah ada selama ini,
bahwa wanita yang mengkonsumsi
minuman anggur dalam jumlah yang sedikit
dapat membawa kebaikan bagi jantung. Kini dikatakan oleh
para ilmuwan Spanyol bahwa hal
itu juga dapat membantu mengurangi
inflamasi dalam pembuluh
darah. Inflamasi
adalah bagian dari reaksi tubuh terhadap kondisi cedera. Para
peneliti dari Spanyol menemukan, setelah selama empat pekan meminum dua gelas
kecil anggur setiap harinya, maka para wanita tersebut menunjukkan
tingkat inflamasi yang rendah dalam darah mereka. Sejumlah penelitian ditemukan bahwa
para peminum minuman anggur cenderung untuk memiliki angka rata-rata rendah
untuk terkena penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak. Para
peneliti Spanyol itu juga meyakini hal itu dapat menyebabkan tingkat kolesterol
baik HDL mungkin
Diperkirakan inflamasi tingkat rendah dalam tubuh
merespons keadaan stres seperti misalnya merokok, tingkat kolesterol yang
tinggi dan obesitas yang memberikan kontribusi bagi penimbunan lemak yang
disebut plak dalam dinding bagian dalam arteri. Inflamasi kemungkinan besar
dapat membuat plak tersebut membentuk gumpalan darah atau blood-clot
yang dapat memicu serangan jantung. Tim Sacanella menyertakan 35 orang
wanita yang sehat yang meminum minuman anggur secara teratur dalam jumlah
sedikit . Setiap wanita menghabiskan waktu selama empat pekan kegiatan yang
bersifat memberikan kondisi positif bagi kesehatan jantungnya tanpa
mengkonsumsi minuman anggur, kemudian diikuti dengan empat pekan meminum
minuman anggur merah pada makan malam, dan pola yang sama juga diikuti dengan
pemberian minuman anggur putih. Secara
keseluruhan penelitian tersebut menemukan tingkat HDL para wanita tersebut
setelah empat pekan minuman anggur meningkat sementara tingkat senyawa yang
bersifat inflamasi misalnya C-reactive protein menurun.
Minuman anggur merah memiliki efek positif lebih
besar daripada minuman anggur putih Manfaat
yang lebih besar yang diberikan oleh minuman anggur merah kemungkinan berkaitan
dengan konsentrasi polyphenol-nya yang lebih tinggi demikian dikatakan
oleh para peneliti. Polyphenol adalah senyawa yang dapat bertindak
sebagai anti oksidan dan dapat mengurangi tingkat inflamasi. Menurut Sacanella
dari hasil penelitian bahwa mereka-mereka yang meminum minuman anggur segelas
kecil sehari dapat memperkecil resiko kematian akibat penyakit jantung sebesar
33% dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsi minuman anggur. Namun Sacanella menambahkan bahwa para
dokter tak dapat menganjurkan bagi mereka yang tidak memiliki kebiasaan meminum
minuman anggur karena sebagian orang sangat ringkih terhadap masalah kebiasaan
minum yang dapat berakibat bagi kesehatannya.
Abstrak lain tentang Minuman Anggur Kurangi Inflamasi Dalam Pembuluh Darah