Tenaga dokter sejauh ini masih
dinilai kurang, terutama di wilayah bagian Indonesia Timur. Sementara
Fakultas kedokteran yang ada
saat ini
belum mampu memenuhi kebutuhan
Tenaga dokter.
Kondisi ini
pada gilirannya berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan
masyarakat.
Dalam kesempatan, Dirjen
Pendidikan Tinggi Depdiknas Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, memang
telah ada perkiraan akan terjadi deficit jumlah dokter pada
tahun 2010. Pada
tahun itu diproyeksikan kebutuhan untuk menghadapai Program Indonesia Sehat
2010 dibutuhkan 94.376 dokter. Akan tetapi, diperkirakan pada saat yang sama
baru terpenuhi sebanyak 72.800 tenaga dokter.
Satryo mengungkapkan, saat ini
terdapat 52 fakultas kedokteran di seluruh Indonesia, setiap tahun meluluskan
sekitar 5000 tenaga dokter. Sebaran fakultas kedokteran juga belum merata.
Bahkan, di sejumlah daerah seperti Bengkulu, Bangka Belitung, Kepulauan Riau,
Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,
Maluku, Irian Jaya Barat, dan Gorontalo belum terdapat fakultas kedokteran.
Mendiknas Bambang Sudibyo
menambahkan, untuk fakultas kedokteran dibutuhkan perhatian serius. Untuk saat
ini dibutuhkan banyak tenaga dokter umum dan spesialis. Namun, penyediaan
tenaga dokter tersebut tentu harus berkualitas.
Abstrak lain tentang Indonesia Masih Kekurangan Lulusan Fakultas Kedokteran