Obat
batuk sirup beresiko untuk anak anda. Jika anak anda batuk atau bersin karena flu, jangan langsung memberinya
Obat batuk sirup seukuran sendok teh. Bukan hanya karena itu tidak selalu dapat menyembuhkan, namun juga berbahaya bagi anak anda. Lebih baik anda berkonsultasi dulu dengan dokter anak. Meskipun obat pereda batuk
dan flu telah diresepkan secara luas bagi setiap orang tua tanpa harus ke dokter terlebih dahulu, para ahli dibidang obat-obatan
mengatakan bahwa obat-obat tersebut memiliki efek samping dan dalam kasus-kasus tertentu dapat berakibat fatal. Setelah perdebatan selama berbulan-bulan, Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan
di Amerika Serikat menyerukan peringatan agar orang tua berhati-hati memberikan obat pereda batuk dan pilek bagi anak-anak berusia di bawah 2 tahun, dikarenakan oleh 'efek samping yang berbahaya bagi kehidupan'. Beberapa dokter mengatakan bahwa dosis yang sedikit tidaklah membahayakan namun jika berlebihan akan mengakibatkan efek yang serius. Beberapa efek samping yang harus diperhatikan adalah : mulut kering, masalah pada perut dan jantung berdebar serta tekanan darah. Para dokter mengatakan peringatan FDA harus direspon dengan serius di India karena rendahnya pengawasan penjualan obat dan banyak dari obat-obatan termasuk sirup untuk pilek dijual tanpa resep dokter. Ada sekitar 200-300 jenis obat sirup di pasaran termasuk Benadryl,Cinaryl, Corex, Chericof, Cosome, Deletes, Tixylix, Zeet Expectorant. Beberapa perusahaan mengatakan bahwa pengawasan FDA tidak berpengaruh besar. "Pada label tertulis jelas bahwa obat tidak boleh diberikan kepada anak berusia dibawah 2 tahun. Kami tidak menjual formula batuk pilek untuk bayi di India," kata AniNayak, direktur Johnson & Johnson, yang juga memproduksi obat batuk sirup Benadryl. "Kami menghadapi kasus-kasus yang terjadi pada bayi karena salah menggunakan obat atau penggunaan yang berlebihan."
Abstrak lain tentang Obat Batuk Sirup Beresiko Bagi Anak Anda