Infeksi kronis telingan tengah
atau yang dikenal dengan congek merupakan gangguan pendengaran yang paling
banyak
ditemukan di Indonesia.
Meski berpotensi besar menimbulkan ketulian dan kematian, congek belum mendapat
banyak perhatian.
Congek pada umumnya menyerang
anak-anak. Penyakit ini dpicu oleh infeksi saluran pernafasan atas sehingga
telinga mengeluarkan cairan. Jika dibiarkan cairan akan merusak gendang telinga
dan menyebabkan ketulian. Berdasarkan penelitian Departemen Kesehatan pada
1993-1996, angka prevalensi congek di Indonesia
mencapai 3,1 persen. Dari total
penderita sebanyak 6,6 juta orang, sebagian
besar berusia 7-18 tahun.
Jika congek tidak segera diobati,
penderita akan mengalami radang otak yang bisa menyebabkan kematian.Ratna Anggraeni, dokter spesialis
THT Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung mengatakan, sebagian pasien yang dating
berobat, penyakit kronisnya sudah sangat kronis. Penderita sudah mengalami
cacat pada organ telinga dan sudah tuli