Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Pola Makan Minum dan Obesitas

.

Pola Makan Minum dan Obesitas

Summary rating: 1 stars 1 Tinjauan
Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan : 175  kata: 600   Diterbitkan di: Januari 16, 2008
Tidak ada hal yang dapat disebut sebagai makanan ataupun minuman yang buruk,
yang ada hanyalah pola makan yang keliru. Jika Anda menyukai coklat, es krim,
atau minuman apapun yang mengandung gula, Anda tetap dapat mengikutsertakan
makanan dan minuman ini dalam pola makan Anda selama Anda mengimbanginya dengan
jenis makanan dan minuman sehat lainnya serta Anda aktif bergerak, seperti
rajin berolahraga (ingat bahwa semua jumlah kalori akan dihitung!).

Satu hal yang mungkin dapat mengejutkan Anda ketika mengetahui bahwa jumlah
gula dan kalori dalam sebuah minuman ringan sama banyaknya dengan jumlah gula
dan kalori yang terkandung dalam banyak minuman jus buah. Sebagai contohnya,
satu kemasan
Coca-Cola mengandung jumlah gula dan kalori yang tidak melebihi jumlah gula dan
kalori sebuah jus jeruk, dan terdapat lebih sedikit gula dan kalori
dibandingkan yang terdapat dalam segelas jus apel maupun jus anggur.

Setiap orang membutuhkan jumlah kalori yang berbeda-beda dari setiap pola
makan yang mereka jalani. Oleh karena itu, setiap orang mungkin akan memilih
jumlah kandungan kalori yang berbeda-beda dari makanan dan minuman yang mereka
konsumsi. Perusahaan Coca-Cola menawarkan minuman ringan rendah dan tanpa
kalori, yang rasanya tetap sama dengan minuman ringan bergula biasa. Hal
menggembirakan lainnya yang perlu diketahui adalah bahwa gula dan pemanis
rendah kalori yang digunakan telah diuji dan dipastikan keamanannya oleh para
ahli yang berkecimpung di bidang keamanan makanan dan bahan pangan

Berat tubuh yang ideal bagi Anda sangat bergantung pada banyak faktor
termasuk jenis kelamin, tinggi badan, usia dan faktor keturunan. Kelebihan
lemak pada tubuh dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi,
serangan jantung, stroke, diabetes, sejumlah penyakit kanker dan penyakit
lainnya, terutama apabila kelebihan lemak ini terjadi di sekitar perut Anda.
Tetapi, tubuh terlalu kurus juga dapat meningkatkan risiko terjadinya
osteoporosis, ketidakteraturan menstruasi, dan masalah kesehatan lainnya. Jika
Anda mengalami penurunan atau peningkatan berat badan secara terus menerus,
ahli nutrisi dan ahli diet dapat membantu Anda mengatur pola makan yang
rasional. Olahraga teratur juga penting untuk menjaga berat badan ideal.

 

Abstrak lain tentang Pola Makan Minum dan Obesitas
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------