• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Khasiat obat herbal untuk penyakit disentri

.

Khasiat obat herbal untuk penyakit disentri

oleh : handoyo    

Pengarang : Handoyo
Disentri, penyakit yang umum diderita masyarakat di Indonesia. Berasal dari bahasa Yunani, yaitu dys yang berarti gangguan
dan enteron yang berarti usus. Jadi disentri berarti gangguan berupa radang pada usus yang menyebabkan tinja (feces) bercampur lendir dan darah. Umumnya disentri dibagi menjadi 2 macam, yaitu disentri amuba (amoebic dysentery) dan disentri basiler.
Disentri amuba disebabkan infeksi parasit entamoeba histolytica dalam sistem pencernaan. Gejala yang muncul yaitu diare yang disertai tinja bercampur lendir dan darah, frekuensi buang air besar yang tinggi (hingga 10 x per hari) dan sakit perut yang hebat (kolik).
Disentri basiler disebabkan infeksi dari bakteri golongan Shigella, gejala yang muncul yaitu demam,mual,muntah – muntah, diare,tidak nafsu makan, serta perut terasa nyeri dan mengejang. Jika tidak segera diatasi akan terjadi diare sangat hebat ( 1 hari bisa mencapai 20 – 30 kali buang air besar yang disertai lendir dan darah).   
Obat herbal yang dapat dijadikan obat – obatan tradisional adalah patikan kebo (euphorbia hirta), daun jambu biji, kunyit, sambiloto (andrographis paniculata), krokot (portulaca oleracea), kulit delima, teh dan daun sendok.
Sebagian dari obat tersebut dapat memiliki efek sebagai adstringent (pengelat) sehingga dapat mengerutkan selaput lendir usus, mengurangi pengeluaran cairan diare, serta efek antiradang dan antibakteri.
Untuk mencegah terjadinya dehidrasi dapat diatasi dengan pemberian cairan elektrolit (oralit) atau membuat campuran 1 sendok teh gula + ¼ sendok teh garam dilarutkan dengan 200 cc air hangat atau minum air kelapa.  
 
Diterbitkan di: Januari 12, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.