Aku penulis pemula
dan juga masih awam dalam bidang psikologi, jadi memangnya kenapa ? Semua yang besar berawal dari hal-hal kecil, ''kan ? Topik paling oke menurutku adalah tentang
SEKS tanpa
kita semua berada di dalamnya. Setuju ?Apapun pendapat
kalian, itulah yang sebenarnya. Tetapi, berapa banyak dari kalian yang tahu bahwa hasrat seksual tumbuh bersamaan dengan perkembangan kita setiap harinya ? Aku akan senang membahas tentang kehidupan seks kita semua, tetapi pertama-tama aku perlu mengetahui berapa banyak dari kalian yang berpendapat bahwa banyak berpikir tentang seks itu dosa ? Apakah memikirkan tentang seks itu menyakiti orang lain ? Aku yakin tidak selalu seperti itu. Itu semua juga bagian dari rutinitas kita sehari-hari.Berani sumpah, jika seorang pemuda gagal menjadi bergairah bila melihat
sesuatu yang erotis, maka ada sesuatu yang
salah dalam dirinya. Kalau aku benar, erotisme membangkitkan suatu kemistri dalam diriku dan aku harus merespon hal tersebut. Aku agak ngeri bila mendengar seseorang tidak melalui hal tersebut di masa mudanya.Ingatkah kalian di masa muda kalian, apakah kalian tidak pernah merasakan suatu gairah seksual seketika ?
Saat mandi, saat buang air kecil, saat tidur atau saat melihat sesuatu yang (menurut kalian) erotis ? Jika tidak, periksalah apa ada sesuatu yang salah. Aku tidak mengatakan bahwa tidak terangsang itu salah, namun aku akan bilang bahwa ''dingin-dingin saja'' SETIAP KALI situasi semacam itu terjadi, jelas ada sesuatu yang salah. Aku tidak merasa bersalah bila aku terangsang, mereka yang merasa bersalahlah yang sebaiknya mencari pertolongan, teman bicara yang stabil dan tidak menghakimi.
Abstrak lain tentang Seks dan Psikologi