Melawan Diabetes
Artikel ini membahas tentang pentingnya intervensi terhadap penyakit
Diabetes Melitus sejak dini, sekilas tentang proses terjadinya dan lima pilar utama penanganannya.
Prevalensi diabetes terus meningkat, International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sekitar 177 juta orang di seluruh dunia menyandang diabetes, yang sebagian besar termasuk Diabetes Melitus (DM) tipe 2. WHO memprediksi, dalam 3 tahun ke depan penyandang diabetes dapat mencapai 300 juta orang warga dunia.
Di Indonesia, tahun 2000 penyandang DM mencapai 5,6 juta. Tahun 2020 nanti diperkirakan akan naik menjadi 8,2 juta. Bila tidak ditanggulangi DM akan menjadi beban bagi negara. Karena itu intervensi sejak dini adalah keharusan.
DM merupakan keadaan hiperglikemik (peningatan glukosa darah) kronik yang jika tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan komplikasi, mikrovaskular maupun makrovaskular di berbagai organ tubuh, contohnya mata, ginjal, stroke, jantung, dan syaraf. Jika kadar gula darah melewati batas ambang ginjal maka glukosa akan keluar melalui urin, karena itu penyakit ini biasa dikenal dengan kencing manis.
Asal-usul DM
Makanan yang masuk ke tubuh kita akan dipecah menjadi partikel yang lebih kecil. Karbohidrat menjadi glukosa, protein menjadi asam amino, dan lemak menjadi asam lemak. Setelah itu agar dapat berfungsi ketiganya harus masuk ke dalam sel supaya dapat diolah. Untuk glukosa yang bertugas melakukannya adalah insulin. Insulin sendiri dihasilkan oleh pankreas. Apabila insulin bekerja maka glukosa akan menumpuk di dalam darah. Keadaan tersebut menyebabkan badan menjadi lemah dan lemas karena tidak ada sumber energi di dalam sel.
Tipe-tipe DM :
Ada dua jenis DM yang dikenal, yaitu DM tipe 1 dan tipe 2.
Pada DM tipe 1 terdapat reaksi autoimun yang menyebabkan sel beta pada pankreas yang menghasilkan insulin tidak dapat berfungsi, sehingga pada tipe ini tidak ada insulin.
Pada DM tipe 2 jumlah insulin normal, tetapi reseptor insulin yang terdapat di permukaan sel kurang, sehingga jumlah glukosa yang masuk sel sedikit, dan glukosa dalam darah meningkat. Penyebabnya diduga obesitas (kegemukan).
Lima Pilar Manajemen DM
Tujuannya adalah mempertahankan kadar glukosa darah yang normal, menghindari komplikasi akut dan komplikasi kronis.
edukasi
Pemahaman masyarakat terhadap DM yang cukup akan mengurangi resiko komplikasi
aktivitas fisik
Dari sekian banyak manfaat olah raga, salah satunya adalah meningkatkan sensitivitas insulin untuk mengontrol kadar glukosa darah, menurunkan kadar sirkulasi insulin selama olah raga.
nutrisi
Rekomendasi diet untuk orang dewasa penyandang DM : karbohidrat 45-65%, serat makanan minimal 20 gr/1000 kcal, lemak 20-35%, protein 10-20% (0,8% gr/kgBB/hari), garam <3000 mg/hari, dengan vitamin, antioksidan dan flavonoid yang cukup.
terapi farmakologi
Disesuaikan dengan individu dan efek samping.
monitor
Tujuannya untuk mengetahui bagaimana DM dikelola dari hari ke hari. Jika manajemennya baik diharapkan kadar glukosa darah dapat mendekati target.
Kesimpulan :
Jumlah penderita diabetes terus meningkat, sehingga diperlukan intervensi dini untuk mencegah beban negara yang besar di masa depan. Dalam manajemen DM ada 5 pilar penting yaitu : edukasi masyarakat tentang DM, aktivitas fisik, pengaturan nutrisi, terapi farmakologi dan monitor. Dengan kelima hal tersebut diharapkan penyakit DM dapat dikendalikan.
Abstrak lain tentang Melawan Diabetes