Sebuah studi baru menemukan, jenis gula yang digunakan dalam minuman dapat mengganggu kesehatan arteri. Minuman yang
dimaniskan
dengan
fruktosa berkemungkinan lebih besar menyebabkan pengembangan timbunan lemak arteri pada orang-orang dewasa yang kelebihan berat badan disbanding minuman yang
dimaniskan dengan gula.
Para periset dari University of Canada di Davis, membandingkan hasil minum-minuman yang dimaniskan dengan fruktosa vs glukosa selama 10 minggu pada orang-orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obese. Partisipan makan diet seimbang yang terdiri dari 30% lemak dan 55% karbohidrat kompleks. 13 dari partisipan juga mengkonsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula, 10 yang lainnya minum minuman yang dimaniskan dengan fruktosa.
9 minggu kemudian para periset menemukan, kadar trigliserida pasca makan 24 jam meningkat sesudah 2 minggu minum minuman fruktosa. Yang minum minuman yang dimaniskan dengan gula justru sebaliknya, mengalami penurunan. Orang-orang yang minum minuman yang dimaniskan dengan fruktosa juga mengalami kenaikan kadar kolesterol jahat LDL. Kelompok yang mengkonsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula tidak mengalami kenaikan kolesterol.
Sehubungan dengan temuan itu para ahli mengingatkan, orang-orang yang beresiko mengembangkan metabolic syndrome dan penyakit kardiovaskular harus menghindari konsumsi minuman yang mengandung fruktosa.