• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Gambar Erotis Aktifkan Otak Wanita

.

Gambar Erotis Aktifkan Otak Wanita

oleh : RMan     

Pengarang : DetikDotCom
Kecepatan
merespon gambar erotis ternyata tak hanya didominasi pria. Penelitian
terbaru membuktikan, otak wanita
juga cepat terangsang ketika melihat
gambar-gambar sensual.
Penelitian ini dilakukan oleh tim dari School of Medicine
Universitas Washington di St Louis, Amerika. Mereka meneliti kepekaan
otak 264 wanita yang mendeteksi lebih dari 55 warna dari berbagai jenis
gambar. Dari mulai gambar pemain ski air, gambar anjing yang tengah
menggonggong hingga pasangan kekasih yang berpose sensual.
Namun yang paling mengejutkan adalah respon otak para wanita
tersebut ketika mengamati gambar-gambar yang berbau sensual. Ketika
para relawan melihat gambar erotik, otak mereka memproduksi respon
elektrik yang lebih kuat dibandingkan ketika mereka melihat gambar
lainnya.
Respon ini berjalan dengan sangat cepat, seperti ada sirkulasi saraf
lain yang terlibat ketika gambar-gambar erotis itu diproses dalam otak.
Ini pun dibuktikan dengan alat pendeteksi aktifitas elektrik otak yang
disebut dengan ERP atau event-related content.
ERP ini mendeteksi semua pergerakan elektrik otak para relawan yang
secara bergantian melihat gambar-gambar tersebut. Dari ERP ini didapat
data bahwa ketika mereka tengah melihat gambar erotis, grafik ERP
meningkat hingga 20% menjadi 160 miliseconds.
Padahal dulu juga pernah ada penelitian yang menyebutkan bahwa pria
paling cepat tanggap dengan hal-hal visual dan pria juga paling mudah
bergairah ketika melihat gambar atau video porno. Namun sepertinya
penelitian lawas tersebut harus berganti. Kenyataannya wanita juga tak
mau kalah.
“Biasanya secara subjektif pria memiliki penilaian material lebih
tinggi terhadap hal-hal yang berbau erotis dibandingkan wanita. Jadi
dari data tersebut kami mengharapkan wanita memiliki respon yang lebih
rendah, tapi itu bukan permasalahan. Wanita juga punya respon yang sama
kuatnya dengan yang terlihat pada pria,” ungkap juru bicara penelitian
Andrey P. Anokhin.
Majalah khusus wanita mungkin tak menggambarkan suasana erotis
seperti yang kerap terlihat dalam majalah-majalah khusus pria. Tapi ini
mungkin boleh dicoba. Karena tingkat sensifitas otak terhadap gairah
seks lewat gambar sensual kini tak hanya berlaku bagi kaum Adam saja.
Anda ingin mencobanya?
Diterbitkan di: Oktober 01, 2007

Komentar

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.