Di kantor-kantor atau
dirumah-rumah, computer dan printer sudah merupakan satu kesatuan yang tidak
dapat di pisahkan
dari kegiatan sehari-hari. Tapi
sampai sejauh manakah dampak
dari kemajuan teknologi tersebut?
Sewaktu mencetak dokumen, foto
atau gambar, printer menyemburkan
partikel-partikel super kecil yang berasal
dari toner. Partikel-partikel inilah yang berpotensi merusak
paru-paru. Toner dari printer tersebut memancarkan partikel-partikel
yang berbahaya ke udara. Begitu kecilnya partikel-partikel tersebut sehingga
bisa menembus paru-paru dan menyebabkan sejumlah masalah
kesehatan seperti
iritasi saluran pernafasan (ISPA) sampai penyakit-penyakit lain yang
lebih serius.
Belum ada kebijakan yang
diambil oleh pemerintah berkaitan dengan emisi berbahaya dari printer tersebut.
Langkah aman untuk mengurangi dampak dari partikel-partikel tersebut adalah,
jangan meletakan printer lebih tinggi dari posisi duduk, karena
partikel-partikel tersebut akan langsung jatuh ke tubuh kita.
Abstrak lain tentang Partikel-partikel Berbahaya dari Printer