Sebuah studi dari University of California menemukan,
perempuan usia paruh baya,
antara 45-54 tahun, beresiko
lebih tinggi 2 kali menderita
stroke disbanding
pria kelompok umur yang sama. Hasil riset diterbitkan dalam journal Neurology edisi online.
Para periset yang mengkaji data dari national health study yang dilakukan terhadap 15.300
orang dewasa Amerika antara tahun 1999 dan 2004 menemukan, pria dari kelompok tertua berkemungkinan 3 kali lebih besar mendapat stroke dibanding perempuan usia setengah baya. Stroke adalah penyebab utama kematian dan kecacatan pada orang dewasa Amerika.
Kendati kemungkinan stroke lebih besar pada usia tua, orang-orang usia setengah baya atau dewasa muda juga dapat menderita stroke jika obese dan kelebihan berat badan.
Tingginya kasus stroke pada perempuan usia paruh baya menunjukkan, perempuan di usia pertengahan 30 dan pertengahan 50 perlu memperhatikan kesehatan kardiovaskular.
Faktor utama penyebab stroke pada perempuan umur 45 dan 54 tahun adalah ukuran pinggang yang bertambah dan penyakit arteri koroner. Para ahli belum menemukan apa yang menyebabkan perbedaan angka stroke antara pria dan perempuan.
Para periset mengingatkan, usia yang bertambah membuat perempuan menjadi lebih rentan terhadap beberapa factor resiko disbanding pria dari kelompok umur yang sama. Faktor resiko tersebut antara lain tekanan darah sistolik dan total kolesterol.
Abstrak lain tentang Perempuan Usia Paruh Baya Beresiko Lebih Tinggi Stroke