Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Rumah & Kebun>Simbol PEMBAWA BERKAH dan PENOLAK BALA dalam Budaya TiIONGHOA

Simbol PEMBAWA BERKAH dan PENOLAK BALA dalam Budaya TiIONGHOA

oleh: ijay     Pengarang : Liberty
ª
 
Budaya Tionghoa sarat dengan makna, terutama makna tentang harapan-harapan dalam hidup. Ketika memasang simbol tersebut, baik di rumah, kantor, tempat usaha, mereka berharap mendapat berkah seperti maknanya. Selain itu dapat pula digunakan sebagai penolak bala.

Simbol-simbol tersebut seperti tanaman dan binatang, makhluk-makhluk mitos yang diyakini keberadannya. Seringkali makhluk tersebut diwujudkan dalam motif hiasan.dalam bentuk lukisan, vas bunga, guci atau alat-alat rumah tangga.

Simbol-simbol tersebut diantaranya :
1. Bangau
Sebagai lambang panjang umur. Di Tiongkok dulu, gambar bangau sering dipajang di ruang-ruang pengadilan, karena juga melambangkan keadilan.

2. Phonix
Sebagai hewan mitos, ia melambangkan perdamaian dan keharmonisan. Juga melambangkan pengorbanan diri dan kelahiran kembali. Ini karena burung tersebut selalu mengeluarkan api yang membakar habis dirinya sendiri. Dia akan hidup lagi dari abunya dan berulang melakukan hal yang sama hingga tercapai kesempurnaan.

3. Kura-kura
Melambangkan panjang umur. Umurnya memang bisa mencapai ratusan tahun, menjadi alasannya. Lambang yang sama juga dimiliki oleh penyu-kerabatnya yang biasa hidup di air asin..

4. Ikan mas
Memelihara ikan ini sebanyak 9 ekor diyakini bisa meningkatkan keberuntungan pemiliknya. Oleh karenanya, ikan mas menjadi pilihan wajib bagi kalangan pengusaha. Angka 9 sendiri merupakan lambang sebuah keterpenuhan.

5. Lotus
Tanaman sejenis teratai ini tumbuh di kolam-kolam yang berlumpur. Meski hidup di tempat yang tidak menyenangkan, ia tidak pernah tercemar oleh lingkungannya. Inilah yang membuat lotus dijadikan simbol kemurnian.

6. Kupu-kupu
Sebagai simbol jiwa yang riang dan gembira.

7. Awan
Awan diyakini sebagai tanda positif yang membangkitkan semangat hidup. Dengannya taraf hidup yang lebih baik sesuai kemampuan akan tercapai. Awan yang mewakili langit sebagai roh leluhur juga akan menjaga dan melindungi.

8. Buah pir
Diyakini sebagai buah yang abadi. Pir juga melambangkan kemakmuran. Orang yang memajang lukisannya berharap mendapat berkah panjang umur, selalu kecukupan dan sehat.

Arti simbol lain :
- Motif rusa atau kepingan emas melambangkan kekayaan yang melimpah.
- Motif naga melambangkan keseimbangan Yin Yang dan bahkan kedamaian.
- Motif air simbol keuangan lancar.
- Bunga, simbol kekayaan.
- Vas bunga simbol kedamaian hidup.
- Kelelawar, lambang keberuntungan tiada putus,
- Motif gajah simol ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan,
- Dua ekor burung simbol harmoni pria dan wanita,
- Riak air simbol kekayaan dan berkah surgwi.
- Pohon pinus melambangkan panjang umur dan ketahanan.

Beberapa makanan yang digunakan sebagai simbol:
- Buah kurma simbol kelimpahan rejeki.
- Kacang kuwaci simbol kelahiran.
- Semangka merah melambangkan keberuntungan.
- Jeruk atau sup manis melambangkan kemewahan.
- Makanan dari beras menjadi lambang kemakmuran.

Budaya melambangkan kebiasaan leluhurnya. Rupanya begitulah sebagian kecil budaya orang Tionghoa. Perkara diyakini atau tidak itu kembali pada masing-masing orangnya. Namun akan seru-seru saja jika melihat makna-makna di balik motif-motif yang diyakini mereka. Bagi mereka sendiri yang meyakini budayanya, dengan memasang motif-motif tersebut bisa saja menjadi tersugesti karenanya !!
Diterbitkan di: 20 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah kura kura brazil mempunyai bakteri salmonella , bagaimana cara mengatasinya... Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.