Untuk mengukur umur
manusia,ada baiknya kita perhatikan Hadits Riwayat Abu Hurairah berikut .
Rasulullah bersabda : “ Umur umatku hanya
Anggap saja umuar anda 70 tahun, maka tiap
detik dari waktu yang anda lewatkan setiap hari setara dengan 3 bulan dari
total umur anda, dan 1 jam setiap hari sama dengan 3 tahun dari seluruh umur
anda.
Dapat dibilang , waktu manusia terbagi
dalam tiap harinya sebagai berikut (bukan ukuran semua orang) tetapi hanya
berdasar kebiasaan :
- - 8
jam untuk bekerja (pegawai/karyawan)
- 2
jam untuk perjalanan
- 1
jam untuk berdialog
- 1,5
jam untuk makan
- 0,5
jam dikamar mandi
- 1
jam untuk bersantai
- 1
jam bersama teman dan kolega
Bayangkan !!!! 22 ajam waktu kita tergadaikan
setiap harinya, hal ini berarti setara dengan 66 tahun dari total 70 tahun umur
kita, lalu apa yang dapat kita perbuat dalam sisa waktu 4 tahun, terlebih lagi
jika tidak kita isi dengan aamalan sholeha. Sangatalah merugi.
Mungkin
ada yang bertanya tentang apa maksud pembagian waktu itu ?..apakah kita kita
atidak boleh makan-minum, berkendaraan atau berkumpul bersama teman.
Bukan-bukan demikian. Tetapi maksudnya adalah agar kita menyadari betapa berharganya
waktu.agar kiata senantiasa terbiasa waktu selalu kita gunakan untuk kebaikan
dengan makna peribadatan.
Bagi
sebagian orang yang diberi kelebihan oleh Allah sebagai pemegang amanah
pemimpin diberbagai sektor, mulailah banyak beristighfar …. Mungkin waktu anda
selama ini anda pergunakan untuk mengintimidasi bawahan anda, lingkungan anda,
atau anda gunakan untuk menghalangi orang lain meraih prestasi kerja, atau anda
gunakan untuk menghambat orang lain melakukan mutasi, atau anda gunakan untuk
ngrumpi pada seksi lain dalam rangka menggalang dukungan untuk menjelekan
musuh-musuh anda, untuk kprupsi, kolusi dan nepotisme….beristighfarlah , mohon
ampun, taubatan nasuha,, sebelum terlambat. Ingat ini menyangkut hari-hari
terakhir anda.
Mulailah dengan memperbaiki niata daalam
setiap aktivitas yang akan
Dilakukan agar pahala tidak lenyap untuk
kedua kalinya, saat amakan atau mencari nafkah, ingatlah bahwa dalam setiap
langkah dan detak jantung terselubung pahala, jika kita melakukan amalan shaleh.
Oleh karena itu jadikanlah waktumu
seproduktif mungkin dan cobalah menganalisis waktu dengan tepat. Kenapa,
bagaimana, kapan dan dimana ? aturlah sedemikian rupa sehingga atidak ada waktu
yang tersia-siakan dan tidak timbul penyesalan dikemudian hari.
Jangan sampai menyia-nyiakan agar kelak tidak
menyesal, adapun dua hal tersebut adalah :
1. waktu
sekarang, saat manusia mengesampingkan dunia dan mengutamakan akhirat, saat
berangan-angan seandainya sedikit saja waktu digunakan, maka semuanya akan
menjadi lebih baik dan yang terlewat dapat tergapai.
2. Waktu
diakhirat, saat semua yang bernyawa mati, tidak bisa berbuat apa apa lagi dan
bergantung pada amal. Saat ahli surga masuk kesurga dan ahli neraka masuk
keneraka. Saat itulah ahli neraka berangan-angan.
Dari hal diatas maka Anda telah menyisihkan 7
jam untuk tebar kebaikan yang setara dengan 21 tahun dari total 70 tahun.