Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Sejarah cocktail

oleh: Sasuke93    
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Sejarah Cockail

Banyak cerita atau kisah yang popular mengenai munculnya istilah cocktail di dunia. Beberapa ceritanya sebagai berikut :

Menurut sebuah cerita yang populer, pencipta cocktail adalah wanita bar atau waitress bar. Namanya Betsy Flanagan. Pada tahun 1779, ia menyajikan minuman berhias bulu ekor ayam jantan (bahasa Inggris: "cocktail") untuk serdadu Perancis. Bulu ekor ayam tersebut dicabutnya dari ayam jantan milik tetangga. Kisah ini dibantah oleh William Grimes yang menjelaskan dalam buku Straight Up or On the Rocks: A Cultural History of American Drink bahwa Betsy Flanagan adalah tokoh fiksi dalam cerita The Spy karya James Fenimore Cooper.

Hampir serupa dengan kisah Betsy Flanagan, cerita lain mengisahkan istilah cocktail tercipta di masa Perang Revolusi Amerika. Kedai minum di dekat Yorktown, New York ramai dikunjungi oleh serdadu Amerika dan Perancis yang berada di bawah komando George Washington dan Marquis de Lafayette. Serdadu Amerika senang minum whiskey atau gin, namun sebaliknya serdadu Perancis lebih senang minum minuman anggur atau vermouth. Kalau sudah larut malam, para serdadu akan saling mencampurkan minuman di gelas sebelum bersulang. Seorang prajurit mencuri ayam jantan dari rumah tetangga yang dipercaya sebagai pendukung George dari Inggris. Setelah dimasak, ayam jantan tersebut dimakan ramai-ramai, dan bulu ekornya dijadikan penghias minuman. Ketika bersulang, mereka meneriakkan, "Vive le cocktail!" ("Hidup ekor ayam jantan!"), dan minuman itu kemudian disebut cocktail.

Dokumen tertua yang memuat istilah cocktail adalah surat kabar The Farmer's Cabinet terbitan Amherst, New Hampshire, 28 April 1803. Dalam editorial harian ini, pembaca yang bertanya cara mengatasi rasa tidak enak badan sehabis minum alkohol diberi nasihat, "... Minum saja segelas cocktail - sangat baik untuk sakit kepala ..."

Definisi tertua tentang cocktail dimuat di surat kabar terbitan Hudson, New York, Balance and Columbian Repository, 13 Mei 1806. Dalam artikel yang menjawab pertanyaan pembaca tentang "Apa itu cocktail?": "Cocktail adalah minuman beralkohol yang menstimulasi, dibuat dari berbagai jenis minuman beralkohol, ditambah gula, air, dan bitters [minuman keras beraroma rempah] -- secara asal-asalan sering disebut "bittered sling" [campuran minuman beralkohol dengan air, gula, sari buah jeruk atau lemon, ditambah bitters]".

Buku How to Mix Drinks; or, The Bon Vivant's Companion terbitan tahun 1862 oleh Jerry Thomas adalah buku resep cocktail pertama di dunia. Selain berbagai jenis resep minuman seperti Punch, Sours, dan Sling, disertakan pula 10 resep minuman yang disebut cocktail. Dalam resep-resep tersebut, penambahan bitters membedakan cocktail dari minuman yang lain.

Pada pertengahan tahun 1800-an, istilah cocktail sudah dipakai di Amerika Serikat untuk aperitif sebelum makan malam. Pada akhir abad ke-19, istilah cocktail juga berarti makanan yang dihidangkan sebagai hidangan pembuka. Oleh karena itu, hingga kini dikenal cocktail buah, cocktail udang, dan cocktail tiram. Namun setelah berlakunya Pelarangan Minuman Beralkohol di AS, istilah cocktail secara umum berarti minuman beralkohol.

Pesta yang diadakan Nyonya Julius S. Walsh Jr. dari St. Louis, Missouri pada bulan Mei 1917 diperkirakan sebagai pesta cocktail pertama di dunia. Tentang pesta Ny. Walsh St. Paul Pioneer Press menulis, "Tidak salah lagi, cara terbaru menarik perhatian masyarakat adalah mengadakan 'pesta cocktail'". Pada hari Minggu di musim semi, Ny. Walsh mengundang 50 tamu ke rumah kediamannya yang dilengkapi bar pribadi untuk berpesta. Pesta berlangsung selama satu jam. Dimulai sejak tengah hari, makan siang disajikan pukul 1 siang. Hingga saat ini, rumah yang menjadi lokasi pesta cocktail pertama di dunia masih berdiri. Pada tahun 1924,St. Louis membeli rumah besar milik keluarga Walsh, dan menjadikannya rumah tinggalnya

Ketika penjualan minuman beralkohol dilarang oleh Undang-undang Pelarangan Minuman Beralkohol di Amerika Serikat (1920-1933), cocktail masih bisa diminum secara ilegal di bar-bar yang disebut speakeasy. Kualitas minuman beralkohol yang dijual jauh lebih rendah dari sebelumnya, dan bartender sering asal-asalan sewaktu membuat cocktail pada saat itu.

Diterbitkan di: 27 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.