Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Makanan & Minuman>Cara Membuat ES KRIM YANG SEHAT DIRUMAH

Cara Membuat ES KRIM YANG SEHAT DIRUMAH

oleh: 4rifr4     Pengarang: Masdiana Padaga; Manik Eirry Sawitri
ª
 
CARA MEMBUAT ES KRIM YANG SEHAT DIRUMAH

Sudah pernah makan es krim…? Es krim adalah makanan beku yang sangat popular dan sangat digemari dikalangan anak-anak maupun orang dewasa diseluruh dunia. Es krim selain sangat lezat juga sarat akan kandungan gizi. Bagi yang mempunyai kegemaran makan es krim artikel ini bisa jadi acuan untuk mencoba membuat es krim yang sehat dirumah untuk dikonsumsi sendiri bahkan bisa juga untuk menambah penghasilan yang menjanjikan jika usaha es krim ini dikembangkan sebagai usaha untuk industri rumah tangga.
Proses pembuatan es krim sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan alias mudah untuk dipraktekkan dan cara membuatnya sederhana karna bahan dan peralatan yang digunakan sangat mudah didapat dipasaran dan harganyapun relative murah.
Penasaran Mau tau cara membuat es krim yang sehat dirumah……...??
Langsung saja........!

CARA MEMBUAT ES KRIM YANG SEHAT DI RUMAH

1. Bahan utama membuat es krim, bahan - bahannya, antara lain :
  • Lemak susu ( krim ) dapat juga menggunakan susu penuh ( whole milk ) yang ditambah dengan krim atau susu kental ( condensed milk ). Saat ini banyak produk krim susu komersial yang sudah ada dipasaran, dapat diperoleh di toko atau supermarket.
  • Bahan kering tanpa lemak ( BKTL ), BKTL adalah bagian dari susu yang sudah diambil lemaknya dan mengandung laktosa, protein, dan mineral serta vitamin-vitamin yang tidak larut dalm lemak. Sumber BKTL yang baik yaitu : susu skim baik dalam bentuk susu kental maupun bubuk, susu kental manis, susu kental, dan bubuk whey.
  • Bahan pemanis, Bahan pemanisi yang paling banyak digunakan adalah sukrosa disakarida yang terdiri dari glukosa dan fruktosa. Bahan sukrosa yang paling mudah diperoleh adalah gula pasir.
  • Bahan penstabil, Bahan penstabil yang umum yang digunakan adalah CMC ( Carboxy, Methyl, Celulosa ), gum arab, sodium alginate, karaginan dan agar-agar. Bahan pengemulsi, Bahan pengemulsi utama yang digunakan dalam pembuatan es krim adalah kuning telur, namun saat ini banyak bahan pengemulsi lain yang berasal dari minyak hewan atau nabati.
2. ` Bahan tambahan, Sebagai bahan tambahan dapat digunakan Coco chips, wafer stick,buah-buahan kering, dan cone yang digunakan sebagai hisasan saat es krim disajikan.
Semua bahan dicampur sehingga menjadi suatu campuran bahan es krim yang disebut Ice Cream Mixture ( ICM )

3. Proses dasar pembuatan es krim, Dalam proses pembuatan es krim yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  • Pencampuran bahan : Pencampuran bahan dilakukan dengan cara melarutkan bahan –bahan kering kedalam bahan cair pada kondisi hangat, jika menggunakan susu segar maka susu dipanaskan pada suhu ± 40 C ( hangat ) kemudian campur gula dan skim bubuk sambil diaduk hingga tercampur rata, masukkan kuning telur yang telah dikocok , terakhir masukkan bahan penstabil, jika menggunakan agar-agar maka larutkan dulu agar-agar dengan air dingin, kemudian masukkan kedalam campuran susu sambil dipanaskan dan diaduk terus menerus hingga rata, saring adonan yang menggumpal selama pemasakan.
  • Pasteurisasi : Campuran bahan es krim ( ICM ) terus dipanaskan sambil diaduk sampai mencapai suhu pasteurisasi yaitu suhu 80 C selama 25 detik. Selanjutmya ICM didinginkan sampai mencapai suhu ruang.
  • Homogenisasi : ICM masih dalam keadaan hangat dilakukan Homogenisasi yang bertujuan untuk memecah globula lemak agar ukurannya lebih kecil dan dapat menyebar rata sekaligus tidak dapat menggumpal kembali sehingga diperoleh es krim dengan tekstur yang lembut. Alat yang digunakan disebut Homogenizer, harganya cukup mahal dan biasanya digunakan untuk pembuatan es krim dalam skala industri. Untuk membuat es krim dirumah bisa menggunakan Hand mixer atau Blender.
  • Aging : Aging adalah proses pematangan ICM dengan cara menyimpan ICM dalam refrigerator ( lemari pendingin ) yang bersuhu 4 C selama 12 jam ( semalam ) atau paling sedikit 4 jam. Setelah proses aging ice cream selesai, dilakukan kembali proses homogenisasi menggunakan mixer dan penambahan rasa atau aroma agar diperoleh ICM yang lembut dengan berbagai cita rasa.
  • Pembekuan dan Agitasi : Setelah proses homogenisasi kedua selesai secepatnya dilakukan pembekuan. Pembekuan ini dilakukan dalam 2 tahap : Tahap pertama suhu diturunkan hingga mencapai -5 C sampai -8 C. Tahap yang kedua suhu diturunkan hingga -30 C Proses pembekuan ICM dikombinasi dengan proses agitasi. Kombinasi pembekuan dan agitasi dapat dilakukan dengan menggunakan ice cream maker, yang mana pada saat pembekuan disertai pengadukan oleh dusher ( sayap – sayap es krim maker ) selama ± 30 menit atau sampai diperoleh es krim setengah beku. Jika tidak tersedia ice cream maker, proses pembekuan dan agitasi dapat dilakukan dengan cara pengadukan dengan menggunakan hand mixer secara berulang – ulang diselingi dengan proses pembekuan pada frezer sampai diperoleh es krim setengah beku.
  • Pengemasan : Setelah didapat es krim setengah beku selanjutnya es krim dimasukkan kedalam wadah – wadah sesuai yang diinginkan, jika ingin menambahkan buah – buahan atau bahan –bahan tambahan lainnya maka hal itu dilakukan sebelum proses pengemasan.
  • Pembekuan dan Penyimpanan : Es krim yang sudah dikemas kemudian dimasukkan kedalam lemari pendingin ( frezer ) sampai es krim siap untuk dikonsumsi, Jika ingin es krim terlihat lebih cantik dan terasa lebih enak maka sebelum es krim dibekukan dapat ditambah dengan penghias misalnya wafer stick, coco chips, kismis, buah – buahan kering dan cone.
Untuk mempertahankan kualitas es krim supaya tetap stabil selama penyimpanan maka es krim disimpan pada suhu -25 C sampai -30 C.. Jika suhu terlalu besar akan menyebabkan es krim mencair dan setelah suhu turun kembali es krim yang mencair tadi akan membeku kembali yang membentuk kristal es sehingga tekstur es krim menjadi kasar
.
Selesai sudah membuat es krimnya, Untuk mengetahui resep es krim dengan berbagai variasi, komposisi bahan atau ukuran yang tepat dalam membuat es krim, Silahkan anda baca Variasi Aneka Resep Es Krim.

http://id.shvoon g.com/lifestyle/food-and-drink/2334499-variasi-aneka-resep-es-krim/

Selamatmencoba................Semoga bermanfaat………………………!!
Diterbitkan di: 14 Nopember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.