Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tbc dan Hidup Normal

oleh: VinoGBastian    
ª
 
  • Penderita TBC pastilah membayangkan kondisi atau keadaan dengan TBC dan hidup normal. Ia pastilah tidak mau lekas meninggal dunia dan masih berharap usianya dapat produktif dan terus berkarya demi kemajuan bangsa dan negara ini. Ia juga berharap bisa cepat sembuh dan sebisa mungkin tidak usah mengkonsumsi obat. Secara psikologis, penderita TBC tidak mau diasingkan apalagi dikucilkan dari lingkungan pergaulannya.

    Kondisi TBC dan hidup normal mudah sekali dirasakan penderita TBC. Dengan niat yang sungguh-sungguh disertai tekad serta kemauan yang kuat, apa sih yang tidak mungkin dilakukan? Nah, berikut ini tips TBC dan hidup normal:

    1. Minumlah obat secara teratur. Meskipun terasa berat, yaitu selama enam bulan berturut-turut, tapi hal ini memang sudah menjadi kewajiban penderita TBC agar dapat sembuh sempurna. Upaya dari Depkes juga sudah maksimal, yaitu memberikan pendamping atau pengawas minum obat. Jadi ini untuk memastikan bahwa penderita benar-benar meminum obat secara teratur dan tidak terlupa satu hari pun.
    2. Menjaga stabilitas dan meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh. Selain dengan vaksinasi BCG, maka banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berolahraga secara teratur, makan teratur, istirahat teratur, makan cukup buah dan sayur. Melakukan diet empat sehat lima sempurna. Mengkonsumsi vitamin dan mineral secara teratur, tentunya perlu berkonsultasi ke dokter agar dosisnya tepat.
    3. Pakailah tisu atau sapu tangan saat bersin atau batuk. Ini untuk mencegah orang lain tertular TBC. Tentunya sapu tangan itu harus sering-sering dicuci agar tidak terjadi autoinfeksi, yaitu diri sendiri tertular lagi oleh bakteri penyebab TBC (Mycobacterium tuberculosis).
    4. Hindari jajan di sembarang tempat. Mengapa tidak boleh? Karena bila penderita TBC sakit, maka penyakit TBC yang dideritanya tidak mudah untuk disembuhkan, bahkan cenderung menjadi berat, meskipun telah minum obat.
    5. Membatasi diri untuk berinteraksi dengan banyak orang, anak kecil, bayi, dan balita. Bukannya minder, melainkan ini juga agar tidak banyak orangyang tertular penyakit TBC.
  • Setelah membaca uraian di atas, maka TBC dan hidup normal mudah sekali dilakukan. Kuncinya sederhana: hidup sehat dan seimbang. Benar, kan?

    Diterbitkan di: 24 Oktober, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .