Sedang dalam program penurunan berat badan? Jangan lupa memasukkan telur
dalam program diet Anda. Sebuah penelitian di Inggris menyatakan bahwa
mengonsumsi telur merupakan cara terbaik untuk bantu memotong timbunan
lemak.
Hal tersebut dikarenakan telur mampu membuat perut terasa
kenyang lebih lama dibandingkan makanan sarapan lainnya sehingga dapat
mencegah Anda mengunyah berbagai macam camilan setelah sarapan. Selain
itu masih ada lagi keuntungan dengan mengonsumsi telur untuk penurunan
berat badan, seperti dikutip dari iDiva.
1. Telur Membuat Anda Merasa Lebih KenyangMakanan
yang kaya akan protein seperti telur membuat Anda merasa lebih kenyang
sehingga bisa membantu mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi
camilan menjelang jam makan siang. Sebuah penelitian menemukan fakta
bahwa kandungan leucine yang terkandung dalam telur bekerja secara unik
dalam mengatur protein otot dan pemberian isyarat insulin, serta
membantu membakar lemak dalam tubuh seperti yang dijelaskan oleh Dr
Sunita Dube, seorang konsultan diet.
Menurutnya, putih telur yang
rendah kalori dapat membantu menurunkan berat badan. Seorang konsultan
nutrisi Niti Desal juga menyetujui pernyataan di atas dengan mengatakan
bahwa telur mengandung protein dan lemak, yang menimbulkan rasa kenyang
dalam jangka waktu yang lama. Menurutnya, telur adalah pilihan yang
sempurna untuk menu sarapan Anda.
2. Telur dan KolesterolSeorang
konsultan kesehatan bernama Dr Parul R. Sheth mengemukakan bahwa
sebutir telur mengandung sekitar 212 mg kolesterol dan semuanya
terkandung dalam kuning telur, sedangkan jumlah kolesterol yang
dianjurkan dikonsumsi per-hari adalah sekitar 300 mg. Walaupun begitu,
sebuah penelitian menemukan fakta bahwa mengkonsumsi maksimal empat buah
kuning telur per minggu tidak akan meningkatkan risiko penyakit
jantung. Menurut Sheth, untuk lebih aman Anda dapat memilih untuk hanya
mengonsumsi putih telur yang bebas kolesterol.
3. Jangan Sepenuhnya Menghindari TelurWalaupun
kuning telur mengandung jauh lebih banyak kolesterol dibandingkan putih
telur, namun kuning telur adalah sumber lemak tak jenuh, protein,
vitamin, dan mineral. Maka dari itu, sesekali konsumsilah kuning telur
yang mengandung 23% kebutuhan kolin harian dan 6% kebutuhan folat harian
serta mengandung vitamin D. Warna oranye yang nampak pada kuning telur
berasal dari pigmen lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat menjaga
kesehatan mata dan otot serta melancarkan proses penyerapan nutrisi ke
tubuh.
4. Cara Konsumsi Telur yang SehatDr
Sheth mengatakan bahwa Anda dapat bebas mengkonsumsi putih telur yang
bebas kolesterol dengan cara direbus atau digoreng tanpa menggunakan
mentega dan dapat juga ditambahkan dengan dikonsumsi bersama kuning
telur sekali per hari. Usia, jenis kelamin, berat badan, dan tingkat
aktivitas fisik menentukan asupan kalori Anda. Menurut Dr Dube, orang
dewasa dengan aktivitas normal (bukan atlet atau pegulat) tidak boleh
mengonsumsi lebih dari empat atau lima telur setiap minggu.