Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Makanan & Minuman>Sarapan Telur Secara Rutin Bantu Turunkan Berat Badan

Sarapan Telur Secara Rutin Bantu Turunkan Berat Badan

oleh: FerdiansyahEkoSaputra    
ª
 
Sedang dalam program penurunan berat badan? Jangan lupa memasukkan telur dalam program diet Anda. Sebuah penelitian di Inggris menyatakan bahwa mengonsumsi telur merupakan cara terbaik untuk bantu memotong timbunan lemak.

Hal tersebut dikarenakan telur mampu membuat perut terasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan sarapan lainnya sehingga dapat mencegah Anda mengunyah berbagai macam camilan setelah sarapan. Selain itu masih ada lagi keuntungan dengan mengonsumsi telur untuk penurunan berat badan, seperti dikutip dari iDiva.

1. Telur Membuat Anda Merasa Lebih Kenyang

Makanan yang kaya akan protein seperti telur membuat Anda merasa lebih kenyang sehingga bisa membantu mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi camilan menjelang jam makan siang. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa kandungan leucine yang terkandung dalam telur bekerja secara unik dalam mengatur protein otot dan pemberian isyarat insulin, serta membantu membakar lemak dalam tubuh seperti yang dijelaskan oleh Dr Sunita Dube, seorang konsultan diet.

Menurutnya, putih telur yang rendah kalori dapat membantu menurunkan berat badan. Seorang konsultan nutrisi Niti Desal juga menyetujui pernyataan di atas dengan mengatakan bahwa telur mengandung protein dan lemak, yang menimbulkan rasa kenyang dalam jangka waktu yang lama. Menurutnya, telur adalah pilihan yang sempurna untuk menu sarapan Anda.

2. Telur dan Kolesterol
Seorang konsultan kesehatan bernama Dr Parul R. Sheth mengemukakan bahwa sebutir telur mengandung sekitar 212 mg kolesterol dan semuanya terkandung dalam kuning telur, sedangkan jumlah kolesterol yang dianjurkan dikonsumsi per-hari adalah sekitar 300 mg. Walaupun begitu, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa mengkonsumsi maksimal empat buah kuning telur per minggu tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut Sheth, untuk lebih aman Anda dapat memilih untuk hanya mengonsumsi putih telur yang bebas kolesterol.

3. Jangan Sepenuhnya Menghindari Telur
Walaupun kuning telur mengandung jauh lebih banyak kolesterol dibandingkan putih telur, namun kuning telur adalah sumber lemak tak jenuh, protein, vitamin, dan mineral. Maka dari itu, sesekali konsumsilah kuning telur yang mengandung 23% kebutuhan kolin harian dan 6% kebutuhan folat harian serta mengandung vitamin D. Warna oranye yang nampak pada kuning telur berasal dari pigmen lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat menjaga kesehatan mata dan otot serta melancarkan proses penyerapan nutrisi ke tubuh.

4. Cara Konsumsi Telur yang Sehat
Dr Sheth mengatakan bahwa Anda dapat bebas mengkonsumsi putih telur yang bebas kolesterol dengan cara direbus atau digoreng tanpa menggunakan mentega dan dapat juga ditambahkan dengan dikonsumsi bersama kuning telur sekali per hari. Usia, jenis kelamin, berat badan, dan tingkat aktivitas fisik menentukan asupan kalori Anda. Menurut Dr Dube, orang dewasa dengan aktivitas normal (bukan atlet atau pegulat) tidak boleh mengonsumsi lebih dari empat atau lima telur setiap minggu.
Diterbitkan di: 17 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.